Bupati Sikka: DPRD Tidak Pantas Sampaikan Mosi Tidak Percaya Terhadap Pemerintah?

  • Whatsapp
Bupati Sikka Drs Yosep Ansar Rera.
banner 468x60

PORTALNTT.COM, MAUMERE – Bupati Sikka Drs Yosep Ansar Rera menyampaikan penebangan pohon yang dilakukan dalam rangka penataan wajah taman kota yang indah dan hijau mesti ada yang dikorbankan dan dihapuskan. Pasalnya, pemerintah mengusulkan kepada DPRD untuk penghapusan aset termasuk baik bangunan maupun tanamannya dan telah disetujui oleh DPRD dengan keputusan DPRD Nomor : 179.24/03/E.11/DPRD/2016, tanggal 20 Mei 2016 dengan Perihal rekomendasi penghapusan bangunan taman kota. Dengan demikan kita telah sama-sama menyepakatinya untuk penghapusan aset tersebut termasuk pohon yang kena dalam penataan taman kota.

“Jadi yang potong pohon tersebut adalah Pemerintah dan DPRD. Apakah pantas DPRD menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintah? Jadi jangan kita berpolemik lagi,” kata Ansar dalam keterangan terhadap pemandangan umum Fraksi-fraksi di Kantor DPRD Kabupaten Sikka, Rabu (7/9//2016).

Menurutnya, kebijakan akan penataan taman kota berawal dari aspirasi, saran, dan harapan masyarakat kota Maumere yang disampaikan baik secara langsung maupun melalui media cetak, baik dengan cara santun maupun tidak beretika seperti Bupati tidak berbuat apa-apa, taman kota dibiarkan kotor dan tidak tertata.

“Usul dan saran dari masyarakat saya tanggapi dan mulai berpikir untuk menata taman kota dengan dimulai dari perencanaan,” ungkapnya.

Ansar menjelaskan, konsep perencanaan pembagunan taman kota telah melalui pemaparan di hotel Sylvia yang di hadiri tokoh masyarakat, budayawan dan anggota DPRD. Dalam pertemuan itu telah disepakati untuk menata ulang taman kota.

“Pemerintah telah usulkan dan disepakati melalui anggaran dari APBD Kabupaten Sikka tahun anggaran 2016 yang disetujui DPRD dan ditetapkan menjadi APBD 2016,” tegasnya.

Yoseph Ansar Rera menegaskan penanaman pohon sebelumnya dibiayai dengan dana APBD, maka segala isi yang ada di dalamnya merupakan aset daerah.

“Kita telah usulkan penghapusan aset termasuk tanamannya dan telah disetujui oleh DPRD. Kok tiba-tiba DPRD menyampaikan mosi tidak percaya kepada pemerintah? Sehingga saya mau menyampaikan potong pohon itu pemerintah dan DPRD,” tegasnya.

Ia juga menyarankan agar jangan lagi berpolemik tetapi berilah kesempatan kepada kontraktor untuk dengan tenang menyelesaikan pekerjaannya dan akan kita lihat hasilnya. Baginya, konsep pembagunan taman kota yang saat ini sementara dikerjakan telah mengalami pergeseran paradigma yaitu konsep taman berwawasan lingkungan menuju konsep taman yang berkelanjutan yang berorientasi pada aspek ekonomi, aspek ekologi dan aspek sosial. (AN)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60