PORTALNTT.COM, JAKARTA– Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menegaskan komitmennya untuk siap menjadi tuan rumah cabang olahraga Rugby pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan dalam Musyawarah Olahraga Nasional (Musronas) Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) yang digelar di Hotel Aryaduta Suites Semanggi pada Sabtu (22/11/2025).
Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Pengprov PRUI NTT, Matheos Osorio Soares, yang hadir mewakili Ketua Pengprov PRUI NTT, Bonifasius Jebarus.
Dalam forum nasional tersebut, Matheos menuturkan bahwa NTT memiliki semangat besar untuk mengambil bagian sebagai penyelenggara cabor Rugby pada PON mendatang.
“NTT siap menjadi tuan rumah Rugby di PON 2028. Kami datang ke Musronas PRUI membawa komitmen penuh dari Pengprov untuk mendukung pengembangan rugby dan memastikan pelaksanaan PON berjalan sukses di NTT,” tegas Matheos.
Ia menambahkan, kesiapan tersebut bukan sekadar pernyataan, tetapi didukung oleh perkembangan cabang olahraga Rugby di NTT yang terus menunjukkan peningkatan, baik dari sisi jumlah atlet, klub, maupun minat generasi muda.
Menurutnya, momentum PON 2028 menjadi peluang besar bagi NTT untuk mendorong prestasi dan memperluas popularitas rugby di daerah.
“Kesempatan menjadi tuan rumah akan sangat berarti bagi pembinaan atlet lokal dan mempercepat pertumbuhan rugby di seluruh wilayah NTT,” ujarnya.
NTT berharap, melalui kerja sama yang baik antara pemerintah daerah, KONI, serta Pengprov PRUI, pelaksanaan Rugby PON 2028 dapat berjalan sukses dan memberi dampak positif bagi perkembangan olahraga di Bumi Flobamora.
Pihak PRUI Pusat menyambut baik komitmen tersebut dan menilai NTT sebagai salah satu daerah yang aktif membangun ekosistem rugby dalam beberapa tahun terakhir. Komitmen ini juga menjadi bagian dari upaya pemerataan pelaksanaan PON serta peningkatan kualitas penyelenggaraan event olahraga nasional di daerah.
Dalam Musyawarah Olahraga Nasional (Munasornas) 2025 PRUI yang berlangsung penuh kekeluargaan dan optimisme, Dr. Didik Mukrianto, SH., MH., kembali dipercaya memimpin Persatuan Rugby Union Indonesia (PRUI) setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum periode 2025–2029.
Aklamasi tersebut mencerminkan soliditas para pemangku kepentingan rugby nasional yang menilai kepemimpinan Didik selama periode sebelumnya telah mendorong perkembangan signifikan di berbagai sektor.
Pada periode ini, PRUI berhasil memperluas jaringan pembinaan hingga terbentuknya pengurus provinsi rugby di 27 provinsi. sebuah capaian penting untuk memperkuat fondasi olahraga rugby di tingkat daerah.
Dalam sambutannya setelah kembali ditetapkan sebagai ketua umum, Didik Mukrianto menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa periode selanjutnya harus menjadi momentum untuk bekerja lebih cepat dan lebih terukur.
“Kepercayaan ini adalah amanah yang sangat besar. Kita masih punya banyak pekerjaan rumah untuk memajukan rugby Indonesia agar semakin dikenal, dicintai, dan berprestasi,” ujarnya.
Didik juga memberikan pernyataan tegas mengenai tantangan dalam mengembangkan olahraga, termasuk rugby yang masih membutuhkan perjuangan besar dari berbagai pihak.
“Mengurus olahraga itu pekerjaan orang gila. Gila dalam arti positif karena kita harus mau mengorbankan waktu, tenaga, bahkan biaya. Hanya dengan kegilaan seperti itu olahraga bisa maju, bisa tumbuh, dan bisa membanggakan Indonesia,” tegasnya, yang disambut tepuk tangan peserta Munasornas.
Munasornas 2025 PRUI juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk penguatan organisasi di tingkat daerah, peningkatan kualitas kompetisi nasional, serta sertifikasi pelatih dan wasit untuk mendukung pengembangan atlet muda secara berkelanjutan.







