Gandeng BASARNAS Kupang PLN Gelar Simulasi Penyelamatan Tower SUTT

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – PLN UPK (Unit Pelaksana Pembangkitan) Timor menggelar Simulasi Tanggap Darurat/Pelatihan Penyelamatan Personil pada Ketinggian dan Pertolongan Pertama (P3K) dengan menggandeng Basarnas Kupang di ketinggian tower SUTT 150 kV dalam rangka Peningkatan Kompetensi dan persiapan personil menghadapai hal yang di luar dugaan, Kupang, pada 6-7 Juli 2022 lalu.

Simulasi evakuasi di jaringan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilovolt (kV) Bolok – Tenau dengan melibatkan 20 personel PLN Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang terdiri dari pengawas K3, pengawas manuver dan tim pemeliharaan yang menjadi bagian dari kegiatan operation dan maintenance SUTT 150 kV.

Simulasi penyelamatan korban pada ketinggian diskenariokan dalam kondisi sesungguhnya dimana korban mengalami kecelakaan kerja yang mengakibatkan luka ringan sampai berat seperti pingsan, terbentur, tersengat listrik sehingga korban tidak mampu untuk mengevakuasi dirinya sendiri dan diperlukan tim untuk melakukannya.

Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari ini terdiri dari materi dasar P3K, tali menali, keselamatan pada ketinggian dan penggunaan peralatan kerja diketinggian, serta praktek simulasi evakuasi penyelamatan personil dari ketinggian sesuai Standar prosedur keselamatan.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana PembangKitan (UPK) Timor, Aris Kurniawan menyampaikan bahwa pelatihan ini dilakukan agar PLN mempunyai tim yang lebih terampil/ sigap/ dapat bertindak cepat ketika ada terjadi sesuatu yang bersifat emergency dalam hal pemyelamatan jiwa manusia.

“Dalam kelistrikan SUTT 150kV, kemampuan tim pemeliharaan ULTG Kupang sudah tidak diragukan lagi. Mereka sangat menguasai semua yang berhubungan sistem kelistrikan di Pulau Timor ini. Namun ada point penting yang harus tim juga kuasai, seperti yang kita tau pekerjaan yang dilakukan ini adalah pekerjaan pada ketinggian dan mempunyai resiko sangat tinggi,” ucapnya.

Aris melanjutkan, banyak hal yang bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa terduga, baik kecelakaan kerja, pingsan, dan lain-lain.

“Bahkan tidak jarang ada masyarakat umum yang mengalami kecelakaan di tower trasmisi dan harus kita selamatkan,” ungkap Aris.

Yohanes Laka, dari Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kupang yang juga sebagai ketua pelatih/instruktur dalam pelatihan mengatakan, semoga pelatihan ini bisa menambah pengetahuan dan kompetensi tim PLN mengenai standart peralatan pada ketinggian dan safety procedurnya.

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *