Gandeng Komunitas Ojol, Jasa Raharja dan Ditlantas Polda NTT Masifkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Guna menekan angka kecelakaanlalu lintas dan mewujudkan budaya berkendara yang aman, PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda NTT menggelar aksi jemput bola dengan menggandeng komunitasojek online (ojol). Kegiatan sosialisasi dan edukasi tertibberlalu lintas ini dilaksanakan secara langsung di sejumlahtitik keramaian pangkalan ojol di wilayah Kota Kupang, Jumat (26/6).

Langkah strategis merangkul komunitas ojol ini diambilkarena para pengemudi ojol memiliki mobilitas yang sangat tinggi setiap harinya di jalan raya. Keberadaan mereka dinilaisangat krusial tidak hanya sebagai pengguna jalan aktif, namun juga sebagai mitra strategis potensial dalammenyebarkan “virus” tertib berlalu lintas kepada masyarakatluas secara langsung di lapangan.

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Nusa Tenggara Timur, Sumantri M. Baswan, menjelaskan bahwa metode pendekatandalam kegiatan ini sengaja dirancang secara informal dan interaktif guna menciptakan komunikasi dua arah yang lebihefektif dan menyentuh akar rumput.

“Kegiatan kolaborasi langsung bersama Ditlantas Polda NTT ini menjadi ruang silaturahmi dan diskusi yang sangat inklusif. Di sini, kami tidak hanya memberikan sosialisasi satuarah, tetapi benar-benar merangkul, bertatap muka, dan mendengarkan langsung aspirasi rekan-rekan komunitas ojolyang merupakan garda terdepan pengguna jalan di NTT,” ujarSumantri M. Baswan saat ditemui di lokasi kegiatan.

“Melalui dialog interaktif di lapangan ini, kami mengupastuntas pentingnya aspek kepatuhan berkendara sekaligusmemperjelas hak dan kewajiban masyarakat terkaitperlindungan dasar Jasa Raharja. Kami berharap, sinergi dan aksi nyata yang hangat ini mampu membentuk agen-agenperubahan yang membawa dampak konkrit bagi penurunanangka kecelakaan lalu lintas di wilayah kita,” jelasnya.

Dalam kegiatan edukasi tatap muka tersebut, tim gabunganJasa Raharja NTT dan Ditlantas Polda NTT mengulasberbagai poin penting keselamatan, mulai dari kepatuhanterhadap rambu lalu lintas, kelengkapan surat berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, hingga etika berkendarayang berkeselamatan. Selain itu, para driver ojol juga dibekalipemahaman mendalam mengenai peran Jasa Raharja sebagaipenjamin pertama korban kecelakaan lalu lintas jalan sertaalur kemudahan pengurusan santunan.

Melalui pendekatan yang inklusif dan humanis ini, para pengemudi ojek online menyambut baik serta berkomitmentinggi untuk ikut menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas(safety riding). Diharapkan, sinergi nyata antara regulator dan komunitas transportasi online ini mampu menumbuhkankesadaran kolektif demi menekan fatalitas korban kecelakaandi jalan raya NTT.

Komentar Anda?

Related posts