PORTALNTT.COM, KUPANG – Upaya menekan lonjakan harga bahan pokok terus dilakukan di tingkat lokal. Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Sikumana menghadirkan program gebrak pangan murahsebagai solusi nyata bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Program ini menyediakan berbagai komoditas sembako yang menjadi kebutuhan utama warga, seperti beras SPHP, telur, bawang putih, bawang merah, gula pasir, hingga minyak goreng merek Minyak Kita. Kehadiran gebrak pangan murah ini disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Sikumana, Yermi A. Lasa, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen koperasi dalam membantu masyarakat menghadapi tekanan harga bahan pokok.
“Melalui gebrak pangan murah ini, kami ingin memastikan masyarakat tetap bisa mendapatkan kebutuhan dasar dengan harga yang lebih terjangkau. Ini adalah wujud nyata kehadiran koperasi di tengah masyarakat,” ujarnya pada PortalNTT di lokasi gebrak pangan murah, Jumat (10/4/2026).
Yermi juga mengajak seluruh warga masyarakat kelurahan Sikumana agar bergabung menjadi anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih Sikumana.
”Bapa Mama yang belum bergabung kami menghimbau untuk bisa bergabung bersama-sama. Kami berharap kehadiran Koperasi Merah Putih bisa menghidupkan ekonomi masyarakat di Sikumana,” tandasnya.
Dalam pelaksanaannya, KKMP Sikumana tidak berjalan sendiri. Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari KSP Nasari yang berperan sebagai kakak asuh dalam penguatan kelembagaan dan distribusi bahan pangan.
Kepala Cabang KSP Nasari Kupang, Melson Faot, menjelaskan bahwa kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
“Kami mendampingi KKMP Sikumana agar mampu berkembang secara mandiri dan berkelanjutan. Program pangan murah ini adalah langkah konkret untuk membantu masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal,” jelasnya.
Ia menjelaskan dalam kerjasama ini dilakukan dalam skema pembagian hasil 70:30.
“Misalnya dalam program ini keuntungan 1 juta. Maka 700 ribu untuk Koperasi Kelurahan Merah Putih Sikumana dan 300 ribu untuk Nasari,” jelasnya.
Selain membantu meringankan beban masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di tingkat lokal serta memperkuat peran koperasi sebagai garda terdepan ekonomi berbasis komunitas.
Dengan adanya gebrak pangan murah ini, KKMP Sikumana menunjukkan bahwa koperasi tidak hanya menjadi lembaga simpan pinjam, tetapi juga motor penggerak kesejahteraan masyarakat melalui aksi nyata yang langsung dirasakan manfaatnya.
Adapun harga barang-barang yang dijual di gebrak pangan murah ini:
- Beras SPHP: Rp 60.000 (karung 5kg)
- Telur: Rp 60.000/rak
- Minyak Kita: Rp 15.700
- Bawang Putih: Rp 34.000
- Bawang Merah: Rp 33.000
- Gula: Rp 17.5000







