Home / Daerah / Gunung Api Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Warga Dua Kecamatan Mulai Mengungsi

Gunung Api Ile Lewotolok Kembali Erupsi, Warga Dua Kecamatan Mulai Mengungsi

293 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, LEMBATA – Abu vulkanik dari erupsi Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali terjadi Minggu pagi, (29/11) pukul 09.45 WITA mengakibatkan abu vulkanik sampai di Kota Lewoleba terbawa hembusan angin.

Mateus Terong, salah seorang warga kelurahan Lewoleba Selatan, mengatakan, sekitar pukul 11.00 Wita, Kota Lewoleba mulai ditutupi debu vulkanik Ile Lewotolok yang erupsi.

Akibat tebalnya debu vulkanik tersebut para pengendera mobil dan sepeda motor di sepanjang jalan Kota Lewoleba lebih berhati-hati karena  terganggu.

Selain terganggu para pengendera juga harus menggunakan masker.

“Tadi saya sedang di dalam rumah belum apa-apa, tetapi begitu keluar sepeda motor udah penuh diselimuti debu” katanya.

Pantauan Portalntt.com akibat debu vulkanik tersebut kendaraan yang ada di halaman parkir terbuka, ditutupi debu dengan ketebalan 1 sampai 2 mm.

Dalam release yang diterima Portalntt.com dari pos pengamatan gunung Ile Lewotolok, dijelaskan telah terjadi erupsi G. Ili Lewotolok, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 29 November 2020 pukul 09:45 WITA dengan tinggi kolom abu teramati ± 4.000 m di atas puncak (± 5.423 m di atas permukaan laut).

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi ± 10 menit.

Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok dan pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak beraktivitas dalam zona perkiraan bahaya di dalam area kawah G. Ili Lewotolok dan di seluruh area dalam radius 2 km dari puncak/pusat aktivitas G. Ili Lewotolok.

Sementara itu, Ribuan warga di dua kecamatan yakni Ile Ape dan Ile Ape timur kini mulai mengungsi ke Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata pada Minggu (29/11/2020) siang akibat erupsi gunung Ile Lewotolok.

Hingga berita ini diturunkan, material erupsi masih berupa  abu terus terjadi dan sampai ke pusat kota Lewoleba, Kabupaten Lembata.

 

 

 

Penulis: Wilibaldus Kali

Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]