Home / Daerah / Jaga Mutu Kesehatan, BPJS Kesehatan ATAMBUA Lakukan Rekredensialingj

Jaga Mutu Kesehatan, BPJS Kesehatan ATAMBUA Lakukan Rekredensialingj

76 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ATAMBUA – Untuk menjaga standar mutu dan memastikan peserta JKN-KIS mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal, BPJS Kesehatan Cabang Atambua terus mendorong seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk berkomitmen memberikan pelayanan optimal bagi peserta JKN-KIS.

Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Atambua Dessy Setiasih Masyah mengatakan, bagi seluruh FKTP yang menjadi mitra BPJS Kesehatan, wajib melakuakn proses kredensialing dan rekredensialing. Hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas kesehatan baik dari sumber daya manusia maupun sarana prasarana penunjang pelayanan kesehatan kepada peserta.

“Seluruh FKTP yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib untuk melakukan kredensialing. Tujuannya untuk memastikan kesiapan mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh peserta JKN-KIS. Nantinya ada beberapa point yang akan kami tinjau, seperti jumlah SDM, ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai, dan lain lain. Jika semuanya terpenuhi, maka faskes tersebut sudah bisa bekerja sama dengan kami,” ujar Dessy, Senin (16/11).

Dessy menyebut, proses rekredentialing ini merupakan proses yang dilakukan secara rutin oleh BPJS Kesehatan setiap tahunnya. Proses tersebut dilakukan BPJS Kesehatan selaku badan penyelenggaran Program JKN-KIS yang menjalin kerja sama dengan berbagai fasilitas kesehatan diantaranya Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) atau rumah sakit dan juga FKTP yakni Puskesmas, Dokter Keluarga, Dokter Gigi Keluarga dan Klinik Pratama.

“Ada beberapa kelengkapan berkas yang harus dilengkapi untuk melakukan proses rekredensialing, diantaranya NPWP, Surat Ijin Operasional, Surat Ijin Praktik (SIP) bagi dokter/dokter gigi, Surat Ijin Praktik Apoteker (SIPA), dan Surat Ijin Praktik/Surat Ijin Kerja (SIP/SIK) bagi tenaga kesehatan lain, Perjanjian Kerja Sama dengan jejaring (jika diperlukan) serta surat penyataan kesediaan mematuhi ketentuan yang terkait dengan Jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh Faskes Tingkat Pertama,” tambah Dessy.

Proses rekredentialing ini juga mendapat tanggapan positif dari seluruh FKTP yang dilakukan proses rekredentiang di wilayah Kabupaten Belu termasuk oleh Kepala Puskesmas Atambua Selatan, Juliyanto Hale (35).

“Terkiat proses rekredentialing ini, kami berterima kasih karena kegiatan penilaian kembali BPJS Kesehatan kali ini memicu kami untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien yang kami layani di Puskesmas Atambua Selatan,” tutur Juliyanto.

Juliyanto menambahkan, proses ini dengan sendirinya membantu pihaknya untuk berkomitmen dan berupaya memenuhi standar-standar dalam hal pelayanan, baik dari segi sumber daya manusia, sumber daya alat kesehatan dan alat penunjang lainnya serta standar kopetensi keterampilan yang dimiliki, sesuai dengan standar mutu pelayanan yang diminta oleh BPJS Kesehatan, yang nantinya pasti akan meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. (PN)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]