Kolaborasi Seni dan Ilmu: BEM FKIP UNWIRA Selenggarakan Lomba Vokal Solo Kategori Umum dan Karya Tulis Ilmiah Mahasiswa se-UNWIRA

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (BEM FKIP) Universitas Katolik Widya Mandira secara resmi menyelenggarakan Lomba Vokal Solo Kategori Umum dan Lomba Karya Tulis Ilmiah (KTI) Tingkat Mahasiswa se-UNWIRA, sebuah ajang yang memadukan ekspresi seni dan tradisi akademik dalam satu ruang yang inklusif dan kompetitif.

Acara dibuka secara resmi oleh Bapak Simforianus Mario bajo S.Pd., M.Pd yang hadir mewakili Dekan FKIP UNWIRA. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya ruang kreativitas yang mampu mempertemukan potensi intelektual dan bakat seni sebagai bagian dari profil lulusan UNWIRA yang humanis, unggul, dan berdaya saing.

“Mahasiswa bukan hanya dididik untuk menguasai teori, tetapi menjadi insan kreatif yang mampu mengekspresikan nilai keindahan, kebenaran, dan kemanusiaan melalui berbagai medium,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM FKIP UNWIRA, Regis Aldeyores Tasilima, dalam pidato akademisnya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan momentum pembentukan budaya ilmiah dan estetis di lingkungan kampus.
Ia menyampaikan bahwa FKIP harus menjadi pusat tumbuhnya scholar-artists mahasiswa yang bukan hanya cakap secara intelektual, tetapi juga mampu mengartikulasikan nilai-nilai kemanusiaan melalui karya seni dan pemikiran ilmiah.

“Seni dan ilmu bukan dua kutub yang berlawanan. Keduanya adalah instrumen intelektual yang saling menguatkan. Lomba ini adalah ruang di mana mahasiswa dapat menunjukkan kecakapan akademik sekaligus kepekaan artistik. FKIP ingin memastikan bahwa mahasiswa kita tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga mampu mengekspresikan gagasan melalui estetika,” tegas Rey Aldeyores dalam sambutannya.

Lomba Vokal Solo kategori umum dibuka untuk masyarakat luas, memberikan kesempatan kepada talenta musik di Kota Kupang untuk menunjukkan kualitas vokal, interpretasi musikal, serta kemampuan artistik yang terukur dan profesional.

Di sisi lain, Lomba Karya Tulis Ilmiah ditujukan bagi mahasiswa dari seluruh program studi di UNWIRA, dengan fokus pada ketajaman analisis, relevansi isu, serta kontribusi pemikiran terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan dinamika sosial.

Kedua lomba ini menjadi bukti komitmen BEM FKIP untuk merawat ekosistem akademik-kultural yang produktif, berkarakter, dan berdampak.

BEM FKIP UNWIRA menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dekanat FKIP, para dosen, juri, peserta, serta seluruh mitra yang telah memberikan dukungan moral maupun teknis hingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik. Terima kasih juga ditujukan kepada para panitia muda yang bekerja dengan dedikasi tinggi untuk memastikan setiap rangkaian kegiatan berjalan tertib, profesional, dan sesuai standar kompetisi.

BEM FKIP UNWIRA menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Panitia Pelaksana yang telah bekerja dengan dedikasi, integritas, dan profesionalisme sehingga kegiatan Lomba Vokal Solo Kategori Umum dan Lomba Karya Tulis Ilmiah Tingkat Mahasiswa se-UNWIRA dapat terselenggara dengan baik, tertib, dan bermutu.

Ucapan terima kasih secara khusus diberikan kepada Panitia Pelaksana:
Ketua Panitia: Hendrik Imanuel Haba
Sekretaris Panitia: Laurensia Mame
Seluruh jajaran kepanitiaan, yang telah mengerahkan tenaga, waktu, dan komitmen sejak tahap perencanaan, koordinasi teknis, hingga pelaksanaan kegiatan.

Panitia dinilai berhasil membangun sistem kerja yang kolaboratif, responsif, dan adaptif, sehingga setiap rangkaian lomba dapat berjalan sesuai standar akademik maupun artistik yang ditetapkan. Dedikasi mereka mencerminkan semangat pelayanan dan tanggung jawab mahasiswa FKIP dalam mendukung pengembangan kegiatan ilmiah dan seni di lingkungan UNWIRA.

Melalui kolaborasi seni dan ilmu ini, BEM FKIP berkomitmen melahirkan ruang pembinaan yang lebih berkelanjutan—baik dalam bentuk kompetisi, pelatihan, maupun forum ilmiah—yang dapat memperkuat karakter mahasiswa sebagai generasi akademis yang kreatif, kritis, dan beretika.

Komentar Anda?

Related posts