PORTALNTT.COM, KUPANG – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman bersama Ketua KONI Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Lakalena meminta Universitas Nusa Cendana (Undana) mengambil peran strategis dalam mendukung persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang akan digelar di NTT dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Permintaan tersebut disampaikan saat pelantikan Badan Pengurus KONI NTT masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Minggu (8/2/2026). Pelantikan ini sekaligus menjadi titik awal konsolidasi besar-besaran menuju PON 2028, ajang olahraga nasional terbesar di Indonesia.
Marciano Norman menegaskan, kesuksesan PON tidak hanya ditentukan oleh kesiapan atlet dan infrastruktur, tetapi juga oleh dukungan akademik yang kuat dan berkelanjutan. Menurut dia, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam membangun ekosistem olahraga prestasi berbasis ilmu pengetahuan.
“Undana kami harapkan menjadi mitra strategis dalam mendukung PON 2028, mulai dari riset keolahragaan, pengembangan sport science, peningkatan kualitas pelatih dan wasit, hingga penyusunan kajian kebijakan olahraga,” ujar Marciano.
Ia mencontohkan keberhasilan Provinsi Jawa Barat yang mampu meraih prestasi puncak dalam tiga edisi PON berturut-turut berkat dukungan kuat perguruan tinggi.
“Jawa Barat bisa menjadi juara karena perguruan tingginya terlibat aktif. Kalau provinsi lain bisa, saya yakin NTT juga bisa. Dengan dukungan Undana, target KONI NTT menembus 10 besar PON bukan hal yang mustahil,” kata Marciano.
Ketua KONI NTT Emanuel Melkiades Lakalena menambahkan, keterlibatan Undana akan memperkuat kesiapan NTT sebagai tuan rumah sekaligus meningkatkan daya saing atlet daerah. Ia menilai sinergi antara KONI dan perguruan tinggi merupakan fondasi penting dalam membangun sistem olahraga yang berkelanjutan.
“Undana memiliki hampir 30 ribu mahasiswa dan dipimpin oleh rektor yang visioner. Ke depan, kami berharap Undana menjadi bagian penting dari perjuangan besar menyukseskan PON 2028,” ujar Melkiades.
Sementara itu, Rektor Universitas Nusa Cendana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., menegaskan komitmen Undana untuk mendukung penuh persiapan PON 2028 sesuai dengan mandat Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Undana siap berkontribusi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang keolahragaan. Dukungan ini tidak hanya untuk menyukseskan PON 2028, tetapi juga untuk membangun olahraga prestasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di NTT,” ujar Prof Jefri.
Ia menambahkan, Undana akan mendorong penguatan riset sport science, pendampingan atlet, serta kolaborasi lintas sektor agar PON 2028 meninggalkan dampak jangka panjang bagi pembangunan olahraga dan pendidikan di Nusa Tenggara Timur.







