“Let’s TRANSFORM!” Rektor Undana Lantik 21 Pejabat, Tekankan Integritas, Inklusi, dan Kekuatan Superteam

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Suasana khidmat menyelimuti Aula Lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Nusa Cendana, Senin (20/4/2026). Sebanyak 21 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya dalam prosesi yang dipimpin langsung oleh Rektor Undana, Prof. Jefri S. Bale.

Dalam sambutannya, Rektor Prof Jefri S Bale, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni administratif, melainkan momentum strategis dalam menjaga marwah dan keberlanjutan institusi.

“Pelantikan ini adalah titik tolak, sebuah babak baru dalam estafet kepemimpinan yang menuntut integritas, visi, dan keberanian,” tegasnya.

Mengusung semangat besar bertajuk “Let’s TRANSFORM”, Prof. Jefri menekankan pentingnya akselerasi kinerja dan transformasi digital di lingkungan kampus.

Transformasi tersebut, kata dia, mencakup dua dimensi utama. Pertama, transformasi kinerja yang menuntut pengembangan talenta unggul, peningkatan reputasi institusi, perluasan akses pendidikan, hingga penguatan jejaring global dan modernisasi tata kelola berbasis teknologi.

“Kita harus memiliki pandangan futuristik dan memastikan keberlanjutan daya saing Undana di tengah dinamika global,” ujarnya.

Sementara itu, dimensi kedua adalah transformasi nilai. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi nilai kebenaran ilmiah, tanggung jawab, transparansi, inovasi, hingga pelayanan yang tulus.

“Kinerja tinggi tanpa fondasi moral adalah rapuh,” tambahnya.

Rektor juga menegaskan komitmennya menjadikan Undana sebagai kampus yang inklusif dan ramah bagi semua kalangan, termasuk mahasiswa disabilitas.

Ia meminta seluruh pimpinan fakultas dan program studi untuk memastikan aksesibilitas pendidikan secara fisik maupun sistemik.

“Tidak boleh ada satu pun anak bangsa yang merasa terpinggirkan di kampus ini,” tegasnya.

Tak hanya itu, Prof. Jefri juga mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat dan “bahagia”. Menurutnya, profesionalisme harus berjalan beriringan dengan keseimbangan kehidupan pribadi.

“Kinerja optimal lahir dari pikiran yang sehat dan jiwa yang tenang. Hindari burnout yang justru melemahkan produktivitas,” ujarnya.

Dari Superman ke Superteam

Dalam era kolaborasi saat ini, Rektor mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan pola kerja individualistik dan beralih ke konsep superteam.

“Yang kita butuhkan bukan lagi Superman, melainkan Superteam. Hilangkan ego sektoral dan bangun sinergi lintas unit demi kejayaan Undana,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, seluruh pejabat yang dilantik juga menandatangani Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen moral dan profesional.

Rektor menegaskan bahwa integritas adalah “mata uang” paling berharga bagi seorang pemimpin.

“Sekali saja mencederai pakta ini, bukan hanya jabatan yang hilang, tetapi juga kehormatan sebagai pendidik dan pengabdi,” tegasnya.

Ia berharap, para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta membawa Undana menuju prestasi yang lebih tinggi.

“Transformasi besar dimulai dari keberanian mengubah cara berpikir. Selamat bekerja dan mengabdi,” pungkasnya.

Komentar Anda?

Related posts