PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Sebagai salah satu peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Martinus S Sare (27) mengaku bersyukur bisa ikut terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Saat ditemui tim Jamkesnews, Martinus bercerita bahwa dirinya dan keluarga termasuk peserta JKN-KIS yang sering memanfaatkan JKN-KIS.
“Terakhir kali saya menggunakan JKN-KIS untuk berobat di rumah sakit karena penyakit Asam Lambung. Awalnya saya pergi berobat ke Puskesmas tempat saya terdaftar, karena perut saya terasa sakit sekali. Dari Puskemas saya diberikan rujukan ke rumah sakit untuk pengobatan lebih lanjut,” ungkap Martinus.
Ia pun menceritakan bahwa dirinya sempat dirawat di rumah sakit selama 4 hari di kelas perawatan sesuai hak kelasnya, yaitu di kelas 1. Dirinya pun mengaku bahwa selama menjalani perawatan di rumah sakit, ia dilayani dengan sangat baik oleh petugas rumah sakit, walaupun dirinya sebagai peserta JKN-KIS tetapi tetap mendapatkan pelayanan yang sama seperti pasien umum lainnya.
“Tidak ada perbedaan perlakukan di rumah sakit antara, untuk administrasi di rumah sakit juga tidak ada kendala dan biaya ditanggung penuh JKN-KIS,” jelas Martinus.
Ia juga mengaku bahwa sering menggunakan JKN-KIS untuk berobat di puskesmas karena sakit demam atau flu yang dialaminya. Dirinya mengatakan sangat terbantu dengan adanya Program JKN-KIS ini untuk mengakses pelayanan kesehatan. Meskipun gajinya dipotong untuk membayar iuran setiap bulan, namun itu tidak masalah baginya, karena ia tahu manfaat yang didapatkan lebih besar dari iuran yang ia bayarkan tiap bulan tersebut.
“Jangan sampai program sebaik ini tidak dilanjutkan atau dihentikan pemerintah, karena banyak masyarakat yang membutuhkan hadirnya program ini untuk pengobatan mereka seperti yang telah saya rasakan,” ujar Martinus.
Menutup pembicaraan, Martinus mengucapkan terima kasih kepada pemerintah karena telah mencanangkan Program JKN-KIS yang diselenggarakan BPJS Kesehatan. Ia pun sebagai peserta berharap agar semakin banyak peserta yang terdaftar dalam Program JKN-KIS ini, sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam hal biaya pelayanan kesehatan. (dh/sw)







