Home / Daerah / Masuk Pelabuhan Batutua, Dua orang ABK Asal Surabaya Positif Covid-19

Masuk Pelabuhan Batutua, Dua orang ABK Asal Surabaya Positif Covid-19

1006 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Sebanyak 2 orang ABK (anak buah kapal) dari KMP. Trans Nusa Sejahtera asal Surabaya yang masuk ke Pelabuhan Batutua, Kec. Rote Barat Daya pada Minggu (4/7/2021).

Hal tersebut diketahui setelah Tim Medis Puskesmas Batutua melakukan Rapid Test Antigen terhadap 15 orang ABK dari KMP. Trans Nusa Sejahtera tersebut, pada Senin (5/7/2021).

Dengan pengawalan ketat dari pihak Keamanan, yakni dari Polsek Rote Barat Daya, Koramil 1627-03 Batutua, Lanal Pulau Rote serta pihak Kecamatan Rote Barat Daya, pelaksanaan Rapid Antigen bagi para ABK tersebut pun dilakukan di Pelabuhan Batutua.

Awalnya proses Rapid Antigen yang dilakukan secara bertahap itu sempat terhambat karena pihak Pelabuhan Batutua enggan mengizinkan Pihak Medis lakukan Rapid Antigen di gedung Pelabuhan. Hingga akhirnya Rapid Antigen tahap pertama bagi 4 orang ABK dilakukan di teras luar gedung Pelabuhan.

Selang beberapa waktu kemudian barulah pihak Pelabuhan mengizinkan gedungnya di pakai oleh Tim Medis (Tim Satgas Covid-19 Kec. RBD), itu pun setelah Kapolsek RBD dan Camat RBD melaporkan hal tersebut pada Tim Satgas Covid-19 Kab. Rote Ndao.

Setelah pihak Pelabuhan Batutua izinkan gedungnya digunakan, barulah pihak Medis lakukan Rapid Antigen tahap 2 pada 9 orang ABK lainnya, yang hasilnya menunjukkan ada 1 orang ABK yang hasil Rapid Antigen Reaktif (Positif) Covid-19.

Kemudian pihak Medis Puskesmas Batutua pun konfirmasikan hal tersebut pada Tim Satgas Covid-19 Kab. Rote Ndao, dan ABK yang positif Covid-19 itu pun telah di karantina secara terpusat di Rusun Ne’e, Desa Sanggaoen, Kec. Lobalain.

Rapid Antigen yang dilakukan terhadap para ABK dari KMP. Trans Nusa Sejahtera itu dilakukan karena pada Minggu (4/7/2021) lalu, salah satu ABK telah dinyatakan positif berdasarkan hasil Rapid Antigen. Hal itu dilakukan juga karena para ABK tersebut ternyata tidak ada yang mengantongi Surat Keterangan Bebas Covid-19 (Hasil Rapid Antigen).

Pada Kesempatan tersebut, Camat Rote Barat Daya, Adrianus Bessie, S.Sos bersama Kapolsek Rote Barat Daya yakni Ipda Jacob S Bessie juga menghimbau agar masyarakat tetap taati protokol kesehatan.

Kedua pejabat itu juga menegaskan akan tindak tegas semua aktivitas masyarakat di Kec. Rote Barat Daya yang menimbulkan kerumunan massa.

“Saya tidak akan ijinkan pesta-pesta atau kerumunan apapun di Rote Barat Daya, kalo ada, maka saya bersama Kapolsek (Ipda Jacob Bessie) akan bubarkan dan tindak tegas sesuai aturan,” egas Adrianus Bessie.

Ipda Jacob S. Bessie selaku Kapolsek Rote Barat Daya juga memberikan sosialisasi bagi para Sopir Truck yang beraktivitas angkut barang di Pelabuhan Batutua. Ipda Jacob menegaskan agar selain mentaati protokol kesehatan, Para Sopir juga harus taati aturan lalulintas.

Untuk diketahui bahwa sesuai informasi dari Kepala Puskesmas Batutua, yakni Ida Mooynafi, S.ST di laporkan bahwa saat ini terdapat 4 orang warga Kec. Rote Barat Daya yang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Rapid Antigen.

Penulis: Daniel Timu
Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]