PORTALNTT.COM, ATAMBUA – Sebagai salah satu tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat, David Arnoldus Serang (24) menyebut kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) telah berdampak positif bagi masyarakat.
Ia yang saat ini bertugas di Puskesmas Kota Atambua ini melihat bahwa seluruh masyarakat yang berkunjung ke Puskesmas di tempat ia bertugas semuanya merupakan peserta JKN-KIS. Itu artinya seluruh masyarakat telah menggantungkan harapannya kepada Program JKN-KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatannya.
“Selama satu bulan saya berada di sini, hampir semua pasien yang saya layani adalah mereka yang telah menjadi peserta JKN-KIS. Saya pribadi sangat mendukung program ini karena pasien dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sakit, yang penting mereka paham dengan alur pelayanannya,” kata dokter muda yang kerap disapa Noldi.
Sebagai tenaga kesehatan, Noldi tahu betul bagaimana Program JKN-KIS kini tengah menjadi andalan bagi masyarakat untuk dapat mengakses layanan kesehatan. Ia mengungkapkan, dengan intensitas kunjungan yang tinggi di Puskesmas Kota Atambua, dirinya juga mengajak para tenaga kesehatan yang bertugas di sana untuk terus memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh peserta sesuai dengan prosedur yang tekah ditetapkan dan tidak membeda-bedakan pelayanan.
“Kami selalui memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh pasien. Untuk surat rujukan pun, jika kami tidak bisa lagi tangani di sini, barulah kita mengeluarkan surat rujukan untuk kemudian dirujuk ke rumah sakit, seperti pasien dengan penyakit gagal jantung, TB, epilepsi dan lainnya,” jelas Noldi saat ditemui di ruang kerjanya.
Sejalan dengan penuturannya tersebut, Noldi merasa bangga dapat menjadi bagian dari keberlangsungan Program JKN-KIS. Ia sangat mengapresiasi keunggulan Program JKN-KIS, terutama pada pelayanan kesehatannya yang merata dan tidak membeda-bedakan baik itu pasien yang kelas 1, 2 ataupun kelas 3, yang berbeda hanya pada fasilitas ruangan saja.
“Menjadi peserta Program JKN-KIS dapat memberikan banyak manfaat, khususnya jika ada yang butuh pengobatan dan perawatan. Namun tidak serta merta hanya untuk yang sakit saja, yang sehat pun juga sebagai proteksi diri jika sewaktu-waktu jatuh sakit,” tambahnya.
Di akhir kesempatan, Noldi berharap kehadiran Program JKN-KIS dengan manfaatnya yang sangat luar biasa, masyarakat akan semakin peduli terhadap pentingnya menjadi peserta Program JKN-KIS dan tetap melakukan pola hidup bersih dan sehat serta rajin berolahraga di masa pandemi ini. Tak luput juga, Noldi mengajak seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk dapat mengoptimalkan pelayanan kepada peserta Program JKN-KIS sesuai dengan kompetensi dan sarana prasarana yang dimiliki demi mencapai kualitas layanan yang terbaik. (PN)







