Menpora Segera Meletakan Batu Pertama Pembanguan Lapangan Cricket Bertaraf Internasional Di Kupang

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Menurut rencana dalam waktu dekat ini Menteri Pemuda dan Olahraga Ario Bimo Nandito Ariotedjo.akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan lapangan Cricket bertaraf Internasional di Kupang NTT.

Informasi ini disampaikan Ketua Umum Persatuan Cricket Indonesia (PCI) NTT Ince Sayuna dalam rapat persiapan pengurus Cricket NTT di Kupang, Rabu malam (30/4/2025).

“Rencana kehadiran Menpora ke NTT dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan lapangan Cricket berstandar internasional di Kupang, soal waktunya sesuai pembicaraan saya dengan bapa Menpora dipastikan pada tanggal 6 Juni 2025 ” jelas Ince.

Lebih lanjut, Inche Sayuna mengatakan, pengembangan lapangan Cricket tersebut merupakan kerja sama Persatuan Cricket Indonesia NTT dengan rektor dan Universitas Kristen Arta Wacana ( UKAW) Kupang. Untuk segera dibangun di atas tanah milik UKAW Kupang di Noelbaki Kabupaten Kupang.

“Berdasarkan hasil diskusi dan lobi pengurus PCI NTT bersama rektor dan seluruh pengurus UKAW maka diijinkan utk menggunakan empat hektar tanah milik kampus UKAW, yang akan dituangkan dalam nota kerjasama atau MOU untuk dimanfaatkan PCI NTT sealama tiga tahun,” jelas Ince.

Tujuan lain rencana pembanguan lapangan Cricket tersebut menurut Ince Anggota DPRD NTT itu, dalam rangka NTT mempersiapkan diri menyongsong PON tahun 2028 yang mana NTT sebagai tuan rumah. Dan menjadikan permainan olahraga Cricket NTT sebagai kebanggaan masyarakat NTT.

“Mengapa harus lembaga kampus yang dipilih untuk MOU ini, agar pemeliharaan bisa menjadi tanggungjawab lembaga kampus dan pemanfaatan berkelanjutan bisa digunakan kampus (mahasiswa). Dan lapangan Cricket ini nantinya merupakan satu-satunya lapangan olahraga yang akan dibangun Menpora di masa jabatan saat ini,” tambah Ince.

Agenda kehadiran Menpora Ario Bima selain melakukan peletakan batu pertama pembangunan lapangan Cricket NTT, juga akan memberikan kuliah umum kepada mahasiswa UKAW dan melakukan pemantauan Auditorium UKAW.

Ia berharap, akan terus mendorong dengan kekuatan kepengurusan Cricket NTT yang ada mendorong agar pembangunan lapangan Cricket ini segera jadi untuk kepentingan pelaksanaan PON nantinya.

Hadir dalam pertemuan itu
Dr. Andreas J.F. Lumba, Dosen Unkris Kupang pada kesempatan itu membenarkan, kalau tanah calon lokasi yang akan dibangun lapangan Cricket NTT adalah benar milik Kampus Unkris Kupang.
Karena itu, Konsultan atau tenaga ahli olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga NTT itu mengatakan, akan terus mengkomunikasikan dengan pihak UKAW terkait sertifikat hak kepemilikan tanah agar bisa dilengkapi dalam MOU nanti.

“Tanah itu benar milik kampus tetapi landasan hukumnya mesti dibuktikan dengan sertifikat, karena itu kami akan segera komunikasikan dengan pihak kampus hari Senin sebagai syarat kelengkapan MOU dimaksud,” tandasnya.

Lebih lanjut Lumba mengatakan, setuju agar fasilitas olahraga dibangun di lingkungan kampus dengan maksud agar aspek pemanfaatan maupun perawatan dalam jangka lama atau panjang bisa menjadi tanggungjawab pihak Unkris.

“Saya sepakat dengan harapan ibu ketua umum agar fasiltas olahraga dibangun di universitas dengan tujuan agar ketika tidak lagi dimanfaatkan atlet, nantinya bisa dimanfaatkan oleh universitas untuk kepentingan fasilitas olaahraga mahasiswa juga untuk perawatannya dalam jangka panjang. Karena sesuai keingin Rektor Unkris ke depan nanti akan dibangun fakultas di lokasi dimaksud,”tambah Lumba.

Hadir dalam pertemuan tersebut, Sekretaris umum Cricket NTT Ambo, dan Bendahara Cricket NTT juga segenap pengurus pelatih dan atlit Cricket NTT.(goe)

Komentar Anda?

Related posts