PAD Kabupaten Rote Ndao Tumbuh Positif, Realisasi Semester I 2026 Tembus Rp24,46 Miliar

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Kinerja Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Rote Ndao pada Semester I Tahun Anggaran 2026 menunjukkan tren yang positif. Hingga 30 Juni 2026, total realisasi PAD telah mencapai Rp24.459.319.580 atau 40,86 persen dari target tahunan sebesar Rp59.855.571.799.

Capaian tersebut juga memperlihatkan peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pada Semester I Tahun 2025, realisasi PAD tercatat sebesar Rp18,86 miliar, sedangkan pada Semester I Tahun 2026 meningkat menjadi Rp24,46 miliar. Dengan demikian terjadi kenaikan sebesar Rp5,60 miliar atau 29,68 persen, yang mencerminkan semakin optimalnya upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan.

Jika dibandingkan dengan target anggaran kas hingga Juni 2026 sebesar Rp26,18 miliar, realisasi PAD telah mencapai 93,44 persen, dengan selisih sekitar Rp1,72 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa pencapaian Semester I berada pada jalur yang baik untuk mengejar target hingga akhir tahun anggaran.

Badan Keuangan dan Aset Daerah Lampaui Target

Dari sisi capaian per perangkat daerah, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) menjadi perangkat daerah dengan performa terbaik. Dari target sebesar Rp6.044.251.625, BKAD berhasil merealisasikan Rp8.616.053.815 atau mencapai 142,55 persen, sekaligus memberikan kontribusi 35,23 persen terhadap total realisasi PAD Kabupaten Rote Ndao.

Sementara itu, PAD dari Dinas PUPR Rote Ndao juga berhasil capai 80,33 persen dari target. Juga Dinas Kesehatan dengan capaian 60,32 persen. Ketiga perangkat daerah tersebut menjadi Top Performer dalam mendukung peningkatan PAD pada Semester I Tahun 2026.

Kontribusi Terbesar Berasal dari Bapenda

Berdasarkan kontribusi terhadap total realisasi PAD, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) masih menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi 40,71 persen, meskipun realisasi terhadap target baru mencapai 24,89 persen. Selanjutnya disusul Badan Keuangan dan Aset Daerah sebesar 35,23 persen, Dinas Kesehatan sebesar 19,21 persen, Dinas PUPR sebesar 1,71 persen, Dinas Perhubungan sebesar 1,31 persen. Dan Dinas Peternakan sebesar 1,03 persen.

Meski secara umum menunjukkan tren yang menggembirakan, terdapat beberapa perangkat daerah yang masih memerlukan percepatan optimalisasi PAD pada Semester II Tahun 2026. Di antaranya adalah; Dinas Perikanan dengan capaian baru 0,01 persen. Badan Pendapatan Daerah dengan capaian 24,89 persen terhadap target. Dan Dinas Pariwisata dengan capaian 31,23 persen.

Optimisme Mencapai Target Akhir Tahun

Secara keseluruhan, kinerja PAD Kabupaten Rote Ndao pada Semester I Tahun 2026 memberikan sinyal positif. Peningkatan hampir 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi indikator bahwa pengelolaan pendapatan daerah terus mengalami perbaikan.

Dengan capaian 40,86 persen terhadap target tahunan dan realisasi yang telah memenuhi 93,44 persen dari target anggaran kas Semester I, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao optimistis target PAD Tahun 2026 sebesar Rp59,86 miliar dapat dicapai melalui penguatan sinergi seluruh perangkat daerah, optimalisasi potensi pendapatan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berdampak pada meningkatnya penerimaan daerah.

Komentar Anda?

Related posts