Penulis: Daniel Timu
Editor: Jefri Tapobali
PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rote Ndao merilis data resmi kunjungan wisatawan tahun 2019 hingga 2024.
Berdasarkan data tersebut, sektor pariwisata menunjukkan tren pemulihan yang signifikan pasca pandemi COVID-19. Tahun 2023 tercatat sebagai tahun dengan kunjungan tertinggi, yakni sebesar 9.289 wisatawan, meningkat drastis dibandingkan 2020 yang hanya mencatat 2.146 kunjungan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rote Ndao, Yesi Dae Pany, S.STP saat dikonfirmasi media ini pada, Senin (26/5/2025) menyampaikan bahwa tren positif ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak dalam membangun citra Rote Ndao sebagai destinasi pariwisata unggulan di Nusa Tenggara Timur.
“Kami sangat bersyukur atas lonjakan kunjungan yang terjadi dalam dua tahun terakhir. Ini menunjukkan bahwa Rote Ndao semakin dilirik oleh wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” ucap Yesi Dae Pany pada media ini.

Proporsi kunjungan Wisatawan mancanegara (wisman) dan Wisatawan Nusantara (domestik) pada tahun 2023 terdiri dari 36,94% wisatawan mancanegara (Wisman) dan 63,06% wisatawan nusantara (Wisnus). Sementara untuk tahun 2024, Wisman telah menyumbang 43,08% dari total kunjungan, menandakan pulihnya minat wisatawan asing ke wilayah paling selatan Indonesia ini.
Pada masa pandemi (2020–2021), kunjungan Wisman mengalami penurunan tajam hingga kurang dari 1%, namun sejak 2022, angka tersebut mulai membaik. Total kunjungan terus meningkat dari 5.320 (2021) ke 5.837 (2022) dan mencapai puncaknya pada 2023 dengan 9.289 wisatawan.
Destinasi unggulan seperti wisata Pantai Nemberala, Pantai Bo’a dan pantai lainnya, juga budaya lokal Rote menjadi magnet tersendiri. Selain itu, berbagai festival budaya dan promosi digital juga turut mendongkrak popularitas pariwisata daerah Rote Ndao.
Kepada media ini, Kepala Dinas Pariwisata Rote Ndao menargetkan peningkatan infrastruktur dan penguatan kapasitas SDM pariwisata untuk menyambut kunjungan wisatawan yang lebih besar di tahun-tahun mendatang.
“Pemerintah Rote Ndao juga mengajak investor dan pelaku pariwisata untuk terus bersinergi dalam pengembangan destinasi berkelanjutan,” imbuh Kadis Pariwisata Rote Ndai, Yesi Dae Pany.







