PORTALNTT.COM, WEOE – Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) merupakan pelayanan kesehatan dengan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan peserta JKN, Fasilitas Kesehatan dan BPJS Kesehatan dalam rangka pemeliharaan kesehatan bagi peserta yang menderita penyakit kronis. Tujuannya tak lain agar para peserta JKN tersebut bisa mencapai kualitas hidup yang optimal.
Yasinta Hoar Seran (49) merupakan penanggung jawab Prolanis di Puskesmas Weoe Kabupaten Malaka. Ia bertugas untuk menggerakkan para anggota Klub Prolanis binaannya agar bersemangat memberikan pelayanan khusus dan memantau kesehatan kepada setiap peserta Prolanis.
“Prolanis di Puskemas Weoe baru berjalan di bulan Juli tahun ini. Sampai saat ini sudah mencapai 11 klub Prolanis di Puskemas Weoe. Setiap klub terdiri dari 15 sampai 30 orang. Mereka sangat antusias dan bersemangat pada saat akan melaksanakan pemeriksaan rutin dan juga senam Prolanis. Banyak dari mereka yang bilang kalau keberadaan Prolanis membangkitkan semangat mereka untuk sembuh, atau setidaknya mengontrol kondisi kesehatan mereka,” tutur Sinta saat ditemui tim Jamkesnews di ruang kerjanya, Selasa (18/10).
Untuk kegiatan setiap minggunya, Klub Prolanis akan dimulai dengan senam dan penyuluhan kesehatan bagi anggota klub. Selanjutnya anggota klub akan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala untuk mengetahui faktor risiko kesehatannya, berkonsultasi dengan dokter, dan diakhiri dengan mendapatkan obat untuk mengendalikan penyakit kronis yang disandang oleh peserta. Sinta yang sudah mengabdi sejak tahun 1992 sebagai perawat gigi ini, mengatakan bahwa para peserta Prolanis merasa sangat diistimewakan, terutama pada saat menerima kunjungan tenaga kesehatan ke rumah mereka.
“Mereka sangat senang ketika kami berkunjung ke rumah mereka. Selain jarak yang lumayan jauh dari rumah mereka ke Puskesmas, mereka juga merupakan lansia sehingga memang cukup sulit untuk bisa mendatangi Puskesmas. Dengan menjadi peserta Prolanis, status kesehatan peserta akan lebih terkontrol, peserta memperoleh buku pemantauan status kesehatan dan edukasi klub Prolanis, serta dapat mengikuti senam sehat yang diadakan oleh puskesmas terhadap peserta klub Prolanis,” ungkapnya.
Di akhir perbincangan, Sinta mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah, BPJS Kesehatan dan juga para stakeholder yang telah menyelenggarakan dan mendukung penuh Program JKN karena sudah banyak masyakarat yang telah merasakan manfaatnya. Selain itu, menurutnya kehadiran Program JKN juga dapat memperpanjang harapan hidup masyarakat karena mendorong mereka untuk mengikuti berbagai program preventif, salah satunya Prolanis tersebut. (ir)






