Penulis: Daniel Timu
PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Menjelang perayaan Paskah, semangat kebersamaan dan sukacita begitu terasa di lingkungan Jemaat GMIT Lelakapa Meoain di Desa Meoain, Kec. Rote Barat Daya. Berbagai kegiatan positif digelar untuk menyemarakkan momentum iman tersebut, mulai dari lomba olahraga hingga ajang kreativitas rohani dan seni.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Meoain, Yapi Tandu, pada Senin (2/3/2026). Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif jemaat yang mampu menghadirkan perayaan Paskah tidak hanya sebagai momentum ibadah, tetapi juga sebagai ruang mempererat persaudaraan dan membangun karakter generasi muda.
“Harapan kami semoga dari kegiatan ini bisa menumbuhkan persatuan dan persaudaraan dalam Tuhan Yesus. Juga bisa meningkatkan kerjasama Majelis Gereja, Panitia, dan Jemaat agar tetap saling mendukung,” ucap Yapi Tandu, Kepala Desa Meoain
Beragam perlombaan digelar untuk melibatkan seluruh kalangan jemaat. Lomba futsal dan voli buta menjadi ajang adu strategi sekaligus kekompakan tim, sementara estafet tepung dan lari estafet menghadirkan gelak tawa serta semangat sportivitas di tengah lapangan. Tak kalah menarik, lomba Cerdas Cermat Alkitab menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk mengasah pemahaman firman Tuhan secara kompetitif namun edukatif.
Di sisi lain, fashion show bernuansa Paskah turut memeriahkan kegiatan dengan menampilkan kreativitas peserta dalam balutan busana yang sarat makna rohani. Acara ini tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga pesan iman yang kuat tentang pengorbanan dan kebangkitan Kristus.
Antusiasme jemaat terlihat dari tingginya partisipasi dan dukungan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa perayaan Paskah dapat dirayakan dengan penuh sukacita, kreativitas, dan kebersamaan, tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual yang menjadi inti perayaan.
Melalui kegiatan ini, GMIT Lelakapa Meoain menunjukkan bahwa gereja hadir sebagai pusat pembinaan iman sekaligus ruang membangun solidaritas sosial. Diharapkan, semangat yang terbangun dalam rangkaian lomba ini terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari jemaat, sehingga makna Paskah benar-benar hidup dalam tindakan dan kebersamaan.







