Sigap dan Peduli, Kepala Desa Lentera Antar Ibu Bersalin Ke Puskesmas, Bayi Lahir Selamat

  • Whatsapp

Penulis: Daniel Timu

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Di tengah berbagai tantangan akses layanan kesehatan di wilayah Rote Ndao yang hampir 3 bulan tak ada Dokter Spesialis Kandungan, hal itu tak menyurutkan kepedulian dari Pemerintah Desa Lentera, Kecamatan Rote Barat Daya yang secara nyata hadir dan peduli terhadap warganya.

Aksi cepat dan tanggapnya dalam memfasilitasi seorang ibu hamil di Dusun Mbalo, Desa Lentera menuju Puskesmas Batutua berbuah manis, proses persalinan berjalan lancar, dan sang ibu berhasil melahirkan secara normal dengan kondisi ibu dan bayi yang selamat.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (28/3/2026) ketika keluarga Ibu Hamil melaporkan kepada Kades Lentera bahwa si Ibu Hamil sudah memasuki waktu persalinan, namun terkendala akses transportasi menuju fasilitas kesehatan. Menyadari urgensi situasi tersebut, Kepala Desa Dance M Nggebu langsung mengambil inisiatif untuk memastikan ibu tersebut segera mendapatkan penanganan medis yang layak.

Tanpa menunggu lama, ia bersama warga setempat mengatur transportasi dan mendampingi proses evakuasi menuju Puskesmas Batutua. Langkah cepat ini menjadi penentu keselamatan, mengingat keterbatasan sarana yang kerap menjadi hambatan dan bisa berakibat fatal jika tidak segera bertindak.

Sesampainya di puskesmas Batutua, tenaga medis segera melakukan penanganan intensif. Berkat kesiapan tim kesehatan serta ketepatan waktu rujukan, proses persalinan berlangsung dengan baik. Bayi yang dilahirkan dalam kondisi sehat, sementara sang ibu juga dinyatakan selamat dan stabil.

Kepala Desa Dance M Nggebu menyampaikan bahwa keselamatan warganya adalah prioritas utama. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus berupaya meningkatkan akses layanan dasar, terutama di bidang kesehatan ibu dan anak.

“Ini bukan hanya tugas, tetapi panggilan kemanusiaan. Kita harus hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Dance M Nggebu, Kepala Desa Lentera.

Kendati demikian, Dance Nggebu juga menghimbau pada seluruh masyarakat Desa Lentera, terutama bagi para ibu hamil agar sejak dini mungkin menghubungi Pemerintah Desa maupun Bidan Desa bila sudah mendapat tanda-tanda akan bersalin.

“Untuk Ibu-ibu hamil kalo bisa jangan tunggu saat darurat baru hubungi kami, kalo bisa saat sudah dapat tanda awal mau melahirkan segera hubungi kami atau bidan desa untuk segera ke Puskesmas atau Rumah sakit,” jelas Dance Nggebu.

Peristiwa ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan tenaga kesehatan mampu menyelamatkan nyawa. Lebih dari itu, kisah ini menghadirkan optimisme bahwa pelayanan publik yang cepat, tepat, dan manusiawi dapat terwujud, bahkan di wilayah yang penuh keterbatasan.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Desa Lentera menunjukkan bahwa pelayanan terbaik tidak selalu menunggu fasilitas lengkap, tetapi dimulai dari kepemimpinan yang peduli dan tindakan nyata.

Komentar Anda?

Related posts