PORTALNTT.COM, KUPANG – Sosok Senator muda asal Nusa Tenggara Timur (NTT), Stevie Harman, kembali menunjukkan kepeduliannya pada kehidupan petani. Tak hanya bersuara di Senayan, ia juga turun langsung ke lapangan, ikut menanam jagung perdana bersama DPD RI di Kelurahan Oenesu Kabupaten Kupang, NTT, Sabtu 27 September 2025.
Acara tersebut dipimpin Wakil Ketua DPD RI, GKR Hemas, serta dihadiri sejumlah anggota DPD RI asal NTT, antara lain Paul Liyanto, Hilda Manafe, dan Angelius Wake Kako.
Turut hadir Gubernur NTT Melki Laka Lena, Wakil Gubernur Johni Asadoma, Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni, Bupati Kupang Yosef Lede.
Dalam kesempatan itu, Stevie menegaskan pentingnya jaminan sosial bagi petani, yang selama ini kerap terabaikan. Menurutnya, petani adalah tulang punggung ketahanan pangan, sehingga harus mendapatkan perlindungan yang layak, baik dalam bentuk asuransi, akses kesehatan, maupun kepastian harga hasil panen.
“Nanti ada program BPJS Ketenagakerjaan yang didorong untuk pekerja informal, termasuk para petani. Ini program bagus untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,” ujarnya.
Menurut dr. Stevi, kegiatan penanaman jagung perdana ini merupakan bagian dari perayaan HUT ke-21 DPD RI dengan tagline “Senator Peduli Ketahanan Pangan: Penanaman Jagung, Jaga Pangan untuk Bumi Lestari Rakyat Sejahtera”.
Diakuinya upaya sinkronisasi antara program ketahanan pangan dengan jaminan sosial penting agar kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di NTT, benar-benar tercapai.
“Kita berharap semua program ini berjalan selaras dan menyejahterakan masyarakat Indonesia, terutama petani di NTT,” tegas anggota komite III DPD RI.
dr. Stevie menegaskan DPD RI sebagai mitra pemerintah mendukung penuh program ketahanan pangan yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
“Setiap provinsi akan mendapat alokasi 500 hektare lahan jagung. Kami berharap tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga bisa berhasil panen,” tandasnya.
Stevie menambahkan, sektor pertanian harus menjadi prioritas pembangunan di NTT karena sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup di ladang. Ia berkomitmen terus menyuarakan aspirasi petani agar kesejahteraan mereka tidak lagi hanya jadi janji politik, tetapi benar-benar diwujudkan lewat kebijakan nyata.
Partisipasi Stevie dalam tanam jagung perdana menjadi simbol bahwa perjuangan seorang wakil rakyat tak berhenti di ruang rapat parlemen. Ia ingin menunjukkan bahwa dirinya benar-benar hadir bersama petani, merasakan langsung tantangan di ladang.
Kehadiran senator muda ini pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Banyak petani yang berharap suara Stevie di tingkat nasional mampu memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada mereka, terutama di bidang permodalan, subsidi pupuk, dan perlindungan harga hasil panen.
Dengan semangat muda dan kepedulian yang tulus, Stevie Harman seakan menegaskan bahwa wakil rakyat bukan hanya sekadar pembuat regulasi, melainkan juga sahabat dan pejuang bagi rakyat yang diwakilinya.







