Home / Daerah / Tak Cukup Bukti, Terduga Pemain Judi Di Kantor DPRD Rote Ndao Dipulangkan

Tak Cukup Bukti, Terduga Pemain Judi Di Kantor DPRD Rote Ndao Dipulangkan

1060 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Satuan Reskrim Polres Rote Ndao melakukan penggeberekan terhadap terduga pemain judi di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kab. Rote Ndao pada Rabu, (24/3/2021) malam.

Penggebrekan tersebut dilakukan oleh Satreskrim Polres Rote Ndao usai mendapat informasi dari laporan masyarakat bahwa ada aktifitas yang diduga berbau perjudian.

Namun setelah melakukan sidak di TKP (Tempat Kejadian Perkara), pihak Kepolisian hanya menemukan setumpuk kartu remi di atas sebuah meja dalam ruang sidang paripurna, tapi tidak menemukan adanya aktifitas permainan judi.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yames J Mbau, S.Sos saat dikonfirmasi media ini di ruang kerjanya di Kantor Polres Rote Ndao pada, Kamis (25/3/2021).

Menurut Iptu Yames benar ada penggerebekan tersebut. Namun usai diperiksa, pihaknya akui tidak menemukan barang bukti yang kuat dan meyakinkan terkait dugaan perjudian itu.

“Benar ada dugaan itu. Tapi setelah kami telusuri di TKP, hanya ada kartu remi di atas meja di ruang sidang utama. Tapi tidak ada orang yang bermain judi,” tandas Iptu James.

“Kami memang amankan beberapa orang di sekitar TKP dan dibawa ke kantor. Tapi usai diperiksa, tidak ada bukti yang kuat atas dugaan tersebut. Jadi mereka sudah dipulangkan,” lanjut Iptu James Mbau, menjelaskan.

Iptu James Mbau juga berpesan agar masyarakat tidak ada yang melakukan segala aktifitas apa pun yang berbau perjudian.

Untuk diketahui sesuai informasi yang diperoleh media ini, tim buser, intel dan dan reskrim melakukan pengebrekan tiga oknum anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, bersama Sekretaris Dewan (Sekwan) dan satu orang wartawan media online, di ruang paripurna DPRD Kabupaten Rote Ndao, Rabu (24/3/2021) malam.

Saat digrebek, oknum anggota DPRD Kabupaten Rote Ndao, YD, ZYA dan AP, bersama Sekwan, BK dan oknum Wartawan media online HG, tidak melakukan perlawanan.

Kelimanya kemudian digelandang ke Mapolres Rote Ndao, untuk dimintai keterangan.

Penulis: Daniel Timu
Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]