PORTALNTT.COM, KUPANG – Ahmad Yohan kembali mendapatkan amanah menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Timur (NTT), dalam Muswil VI DPW PAN NTT yang berlangsung di Hotel Aston Kupang, Sabtu (26/4/2025).
“DPP PAN memutuskan dan menetapkan Ahmad Yohan sebagai Ketua DPW PAN NTT periode 2024–2029,” kata Viva Yoga Mauladi, Wakil Ketua DPP PAN kepada peserta Muswil.
Setelah Muswil yang menetapkan Ketua DPW PAN NTT, Mauladi mengatakan Ahmad Yohan harus segera mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) di seluruh Kabupaten/Kota di NTT secara bersama-sama.
“Sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan dinilai memiliki kapasitas untuk membesarkan PAN di NTT. DPP PAN berharap di bawah kepemimpinannya, PAN di NTT bisa semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Mauladi.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Yohan mengatakan komitmennya untuk mendukung pemerintah mengembangkan swasembada pangan di NTT.
“PAN berkomitmen mendukung dan mengawal pemerintahan Melki-Joni untuk meningkatkan swasembada pangan dengan menjadikan NTT sebagai lumbung pangan di wilayah Indonesia timur,” ujar Amhad Yohan.
Untuk itu, kata Amhad Yohan, Ia bersama Gubernur telah mengunjungi sejumlah Kabupaten untuk melihat kesiapan lahan dalam mendukung program itu.
“Kita punya target setiap kabupaten itu misalnya ketersediaan lahan 60ribu hektar untuk jagung, padi, dan lainnya. Dan saat ini para Bupati sementara mengupayakan sehingga lahan-lahan yang tidur bisa dikembangkan,” tandas Ahmad Yohan.
Sementara terkait ketersidaan alat sistem pertanian, bibit dan pupuk menurutnya itu menjadi program Komisi IV.
“Kita akan pastikan penyalurannya tepat sasaran sehingga bibit dan pupuk itu benar-benar dimanfaatkan agar harapan untuk menjadikan NTT sebagai lumbung pangan di Indonesia timur bisa diwujudkan,” pungkas Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Ahmad Yohan.
Sementara itu, Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, memberi apresiasi kepada Ahmad Yohan yang kembali memimpin DPW PAN NTT dan komitmennya mendukung pemerintah.
“Kami sebagai Gubernur akan bersinergi dengan seluruh Bupati Walikota se NTT agar seluruh program yang akan membuat swasembada pangan di NTT dapat berjalan dengan baik,” ujar Melki Laka Lena.
Menurut Laka Lena, potensi itu ada sehingga harus butuh komitmen dan kesiapan pemda dan masyarakat untuk menuntaskan terkait persoalan air, bendungan sampai pada irigasi.
“Para Gapoktan harus membuka lahan dan memanfaatkan lahan tidur. Menyangkut ketersediaan bibit, pupuk, alsintan dan berbagai hal yang dibutuhkan akan dibantu oleh Pak Ahmad Yohan dan teman-teman di Komisi IV,” tandas Laka Lena.







