Home / Daerah / Tidak Ada Kata Rugi Terdaftar Sebagai Peserta JKN-KIS

Tidak Ada Kata Rugi Terdaftar Sebagai Peserta JKN-KIS

62 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) saat ini adalah suatu kewajiban. Siapapun bisa terkena penyakit entah ringan, sedang atau berat, oleh karena itu setiap warga negara sejak dini sudah mempersiapkan akses layanan kesehatan. Salah satunya adalah dengan memiliki JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan

Itulah yang dirasakan oleh Esilia Ndendi (26) saat ditemui di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kupang (29/06). Warga Kota Kupang ini sebelumnya merupakan peserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), namun beberapa waktu lalu Ia mengundurkan diri dari tempatnya bekerja, sehingga harus mengalihkan kepesertaannya menjadi segmen peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang lebih dikenal dengan peserta mandiri agar status kepesertaannya aktif dan ia merasa tenang.

Wanita yang sering disapa Esilia ini menjelaskan bahwa program JKN manfaatnya sangat besar. BPJS Kesehatan merupakan wujud gotong royong seluruh warga negara dalam meningkatkan kualitas kesehatan.

“Kalau diistilahkan dalam peribahasa, satu untuk semua, semua untuk satu adalah kalimat yang tepat untuk menggambarkan secara sederhana program JKN. Iuran yang dibayarkan peserta JKN adalah hal penting agar program mulia ini bisa terus berjalan,” ungkapnya.

Sejak pertama kali terdaftar sebagai Peserta JKN-KIS, Esilia mengaku tidak pernah sekalipun berobat menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Meski demikian, ia tetap berusaha kepesertaannya aktif mengingat kondisinya yang tengah hamil. Oleh karena itu, Emilia mengalihkan kepesertaannya menjadi peserta mandiri agar dirinya tenang ketika waktu persalinan tiba.

Esilia bersyukur bahwa pelayanan di BPJS Kesehatan Cabang Kupang tetap mengikuti protokol pencegahan penularan  Covid19. Awalnya dirinya khawatir dengan kerumunan yang bisa saja terjadi di kantor BPJS Kesehatan, namun ia merasakan antriannya tidak seramai yang dikatakan banyak orang

Esilia berharap Program JKN-KIS akan terus ada di Indonesia. Ia menilai iuran kelas 3 masih sangat terjangkau, apalagi dengan manfaat yang luar biasa besar. Ia pun akan mendaftarkan segera bayinya ketika usai melahirkan nanti untuk berjaga-jaga agar tetap mendapatkan layanan fasilitas kesehatan ketika sakit. (PN)

Komentar Anda?

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]