PORTALNTT.COM, MAUMERE – Toko Jaya Baru Maumere menggelar pelatihan tata rias kecantikan bagi pemula khsusunya pemilik salon dan juga ibu rumah tangga yang belum memiliki sertifikat kompetensi khususnya di tata rias pengantin. Kegiatan yang berlangsung di Aula toko Jaya Baru, Jalan Ahmad Yani no 89, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka.
Saat ditemui media Pemilik toko Jaya Baru Maumere Sherly Irawati mengatakan bahwa Pelatihan yang digelar dalam rangka persiapan para peserta yang telah dipilih untuk mengikuti ujian kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Kompetensi di Kupang. Baginya banyak pemilik salon yang berada di Kabupaten Sikka belum memiliki sertifikat kompetensi, tapi kita sangat bersyukur sudah dua tahun kita mengirim beberapa pemilik salon untuk mengikuti ujian komptensi dan hasilnya semua peserta yang kita kirim semua lulus ujian kompetensi.
“Tahun kemarin kita mengirim sekitar 20 orang pemilik salon hasil mereka lulus semua dan tahun ini kita mengirim sekitar 10 peserta saja karena permintaan dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi di Kupang sangat terbatas sekali,” ujar Sherly (01/12/2016).
Sherly Irawati menambahkan, Pelatihan yang diberikan kepada mereka berupa bagaimana menata rias wajah seseorang untuk lebih memperindah atau mempercantik wajahnya dan juga penggunaan alat-alat kosmetik. Oleh karena itu ,penata rias harus memahami serta menguasai teori dan praktek kosmetologi disamping mengenal bentuk muka, mata, hidung, warna kulit dan kombinasi warna untuk riasan wajah.
Dikatakannya, para peserta ini mengikuti pelatihan selama empat hari, materi yang diberikan berupa teori dan praktek. Para peserta ini juga akan mengikuti ujian simulasi teori dan praktek yang akan kita berikan agar nantinya ,mereka sudah mempersiapkan diri untuk mengikuti ujian dengan mudah karena mereka sudah mendapatkan ilmu yang kita berikan kepada mereka.
“Toko Jaya Baru memberikan pelatihan karena kita memiliki LKP (Lembaga kursus dan pelatihan) tetapi yang berhak mengeluarkan sertifikat tersebut adalah Lembaga sertifikasi kompetensi,untuk peserta nantinya mereka memperoleh sertifikat kompetensi tata rias pengantin” ujarnya.
Sherly juga berharap dengan pelatihan yang kita berikan kepada para peserta mereka bisa memahami baik teori dan praktik sekaligus para peserta yang kita kirim lagi bisa lulus ujian kompetensi nantinya. (AN)







