PORTALNTT.COM, KUPANG – Harapan warga Dusun Niskolen, Desa Tuapanaf, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, untuk mendapatkan air bersih akhirnya terwujud. Melalui Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), tim Universitas Nusa Cendana (Undana) menerapkan sistem distribusi air bersih berbasis pompa tenaga surya.
Sebelumnya, warga hanya bisa mengandalkan katrol, tali, dan ember untuk menimba air dari sumur. Kini, dengan pompa tenaga surya, air bersih bisa dialirkan langsung ke tandon dan selanjutnya digunakan warga untuk kebutuhan rumah tangga.
Kegiatan ini dilaksanakan dari bulan Juli hingga saat ini. Pelaksanaannya oleh Woro Sundari didampingi anggota tim yakni Matheus M. Dwinanto, Josef M. Monteiro, dan Aisyah Ahmad.
Pendanaan kegiatan ini bersumber dari dana Pengabdian Kompetitif Undana Tahun 2025, dengan nomor kontrak 332/UN15.22/PL/2025.
Pompa air bertenaga surya menawarkan alternatif tanpa bergantung pada listrik PLN, karena pompa ini memanfaatkan panel surya untuk mengubah sinar matahari menjadi energi listrik.
Dengan energi tersebut, pompa dapat menyedot air dari sumur dan menyalurkannya langsung ke masyarakat. Teknologi ini memungkinkan daerah dengan keterbatasan infrastruktur mendapatkan akses air bersih tanpa mengandalkan listrik dari PLN atau bahan bakar minyak.
“Inovasi ini kami lakukan karena warga masih kesulitan mengakses air bersih, padahal sumur sudah tersedia. Dengan sistem pompa bertenaga surya, distribusi air bisa lebih mudah dan hemat biaya,” jelas Woro Sundari, ketua tim PKM Undana.
Teknologi ini menggunakan panel surya untuk menggerakkan pompa submersible yang mampu menyedot air dari kedalaman 14 meter dan menyalurkannya ke menara air berkapasitas 1.100 liter.
“Dari menara, air dialirkan ke hidran umum dan rumah-rumah warga,” kata Woro.
Pendanaan program ini bersumber dari Dana Pengabdian Kompetitif Undana Tahun 2025.
“Tim PKM juga memberikan pelatihan kepada warga terkait pengoperasian, perawatan, hingga perbaikan pompa agar teknologi ini bisa berkelanjutan,” jelasnya.
Dengan hadirnya pompa air tenaga surya, warga Niskolen tidak lagi repot menimba air secara manual. Teknologi hijau ini sekaligus menjadi solusi bagi daerah yang masih kesulitan akses listrik untuk kebutuhan dasar air bersih.







