PORTALNTT.COM, KUPANG – Penantian panjang warga selama 16 tahun untuk mendapatkan akses jalan layak akhirnya terjawab. Kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat di RT 13/ RW 15, Kelurahan Liliba, Kota Kupang mulai ditangani setelah Wakil Ketua DPRD NTT, Fernando Soares, turun langsung melakukan koordinasi dengan pemerintah Kota Kupang dan DPRD Kota Kupang.
Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTT, Fernando Osorio Soares, mengatakan, bahwa dirinya mendengar langsung keluhan warga setempat yang mengeluhkan tentang akses jalan. Dan karena jalan tersebut merupakan wilayah Kota Kupang, sehingga Fernando pun langsung membangun koordinasi dengan Pemerintah Kota Kupang.
Dia mengaku, kondisi jalan yang rusak dengan panjang 200 meter itu, langsung dikomunikasikan dengan Pemerintah Kota Kupang, Wali Kota, Wakil Wali Kota dan juga Ketua DPRD Kota Kupang, dan mendapatkan perhatian.
Usulan dari Fernando Soares itu pun langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Kupang, dan memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang, untuk mengukur jalan tersebut, dan sekarang sudah dalam proses pembangunan. Fernando Soares juga turun langsung bersama dinas PUPR Kota Kupang, untuk melihat kondisi jalan yang dimaksud.
Jalan 16 Tahun Rusak, Kini Mulai Dikerjakan
Kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lebih dari satu dekade tanpa perbaikan berarti. Kondisinya yang berlubang, becek saat hujan, dan berdebu pada musim panas membuat masyarakat kesulitan beraktivitas. Bahkan, ruas jalan itu sempat menjadi titik rawan kecelakaan bagi pejalan kaki maupun pengendara.
Setelah koordinasi lintas lembaga dilakukan, Dinas PUPR Kota Kupang langsung menurunkan tim untuk melakukan survei lapangan. Tak membutuhkan waktu lama, perbaikan mulai dikerjakan dengan penimbunan dan peningkatan kualitas permukaan jalan.
“Kami bergerak cepat begitu menerima laporan terverifikasi. Kondisi jalan sudah tidak layak, sehingga harus segera ditangani,” kata salah satu pejabat teknis dari Pemkot Kupang.
Warga Sambut Gembira
Warga setempat menyambut perbaikan ini dengan penuh rasa lega. Banyak yang mengaku tidak menduga bahwa keluhan yang sudah bertahun-tahun disuarakan akhirnya mendapat respons nyata.
“Masyarakat sangat terbantu atas perhatian yang diberikan oleh anggota DPRD Provinsi NTT, Fernando Soares, yang adalah anggota DPRD dari daerah pemilihan Kota Kupang, karena telah membangun komunikasi yang baik dengan Pemerintah Kota Kupang, sehingga segera menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, yaitu akses jalan,” ungkap ketua RT 13, Kelurahan Liliba, Yohanes Jawa Nduruk.
Sebagai ketua RT, Yohaneus merasa puas karena aspirasi masyarakat akhirnya terjawab, setelah penantian panjang sejak tahun 2009 lalu, kini telah terjawab.
Beberapa warga lainnya berharap perbaikan ini menjadi langkah awal untuk pemerataan pembangunan infrastruktur dasar di Kota Kupang.
Kolaborasi Pemerintah dan Wakil Rakyat
Fernando Soares menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur tidak boleh menunggu terlalu lama karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat. Ia juga mendorong agar kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan DPRD terus diperkuat untuk mempercepat penanganan berbagai masalah publik.
“Ini bukan soal siapa yang bekerja, tetapi bagaimana kita bersama-sama memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Infrastruktur adalah hak masyarakat,” tegasnya.
Dengan dimulainya perbaikan jalan yang telah rusak selama 16 tahun ini, warga berharap pembangunan di daerah mereka terus diprioritaskan.
Fernando Soares juga berterima kasih kepada Pemerintah Kota Kupang, atas atensi yang diberikan, sehingga usulan dan aspirasi masyarakat pun segera ditindaklanjuti.







