PORTALNTT.COM, KUPANG – Setelah lebih dari dua dekade menjadi anggota, Elias Koa, S.I.P akhirnya memantapkan langkah untuk maju sebagai Calon Pengawas Nomor Urut 3 dalam agenda Pra Rapat Anggota Tahunan (PRA RAT) KOPDIT Swasti Sari.
Bagi Elias, pencalonan ini bukan sekadar kontestasi, tetapi panggilan tanggung jawab. Selama 21 tahun menjadi bagian dari koperasi, ia mengaku memahami betul harapan anggota: pengelolaan dana yang aman, jujur, dan bisa dipertanggungjawabkan.
“Saya ingin memastikan dana anggota dikelola dengan baik dan tepat sasaran,” tegasnya.
Pria kelahiran Benlutu, 12 Februari 1980 ini membawa visi pengawasan yang transparan dan akuntabel. Ia ingin koperasi tetap sehat serta benar-benar berpihak pada kepentingan seluruh anggota.
Latar belakang pendidikannya cukup beragam. Elias merupakan lulusan S1 Ilmu Pemerintahan Universitas Terbuka tahun 2020, setelah sebelumnya menempuh pendidikan di SMK Negeri 2 Kupang jurusan Otomotif.
Pengalaman kerjanya pun tidak sedikit. Saat ini ia menjabat sebagai Manager Lapangan di CV Agar Kembang sejak 2020. Di posisi tersebut, ia memastikan budidaya rumput laut oleh kelompok binaan berjalan sesuai standar sekaligus menjaga stabilitas produksi perusahaan.
Sebelumnya, pada periode 2014–2019, Elias pernah dipercaya menjadi Staf Khusus Ketua DPRD NTT Bidang Pemberdayaan Rumput Laut. Ia aktif mendampingi para petani di wilayah pesisir NTT, mulai dari persiapan tanam hingga membantu membuka akses pasar.
Tak hanya itu, Elias juga berpengalaman di dunia perbankan. Ia pernah menjadi marketing di sejumlah bank seperti Bank Capital, Bank MNC, SMBC, dan Bank Aladin. Tugasnya mengoordinasikan pencarian nasabah serta mendampingi proses pengajuan kredit, baik prapensiun maupun pensiun, hingga tahap pencairan.
Menurutnya, kombinasi pengalaman di sektor lapangan dan perbankan menjadi modal penting dalam menjalankan fungsi pengawasan koperasi. Ia menilai prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan dana harus menjadi prioritas utama.
Elias pun mengajak seluruh anggota KOPDIT Swasti Sari untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam PRA RAT mendatang. Baginya, masa depan koperasi tidak hanya ditentukan pengurus dan pengawas, tetapi juga peran aktif seluruh anggota.
“Kita jaga bersama agar koperasi ini tetap sehat, transparan, dan benar-benar menyejahterakan anggota,” pungkasnya.







