Ali Antonius Bebas, Kuasa Hukum Sebut Putusan Hakim Sudah Tepat

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Ali Antonius terdakwa dalam kasus dugaan korupsi menghalang-halangi penyidikan kasus dugaan korupsi jual beli aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat senilai Rp 1,3 triliun akhirnya diputus bebas oleh Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Selasa (16/3/2021).

Putusan itu dibacakan majelis hakim, Paula Da Silva Nino didampingi hakim anggota, Liwar Awang dan Gustaf Marpaung.

Turut hadir Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Verawati dan Bobby.

Sementara terdakwa Ali Antonius didampingi kuasa hukumnya, Dr. Yanto MP. Ekon, S.H., M.H., Dr. Mel Ndaomanu, S.H., M.H dan Yohanis Daniel Rihi, SH.

Usai sidang putusan itu, Yanto MP. Ekon selaku kuasa hukum terdakwa, menegaskan bahwa dalam amar putusan sela majelis hakim menegaskan bahwa dakwaan JPU tidak berdasarkan penetapan majelis hakim yang didasari oleh perintah majelis hakim.

“Penetapan dan penahanan terhadap Ali Antonius tidak berdasarkan perintah atau penetapan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Kupang,” ujar Yanto Ekon sesuai penjelasan majelis Hakim.

Terkait dengan keterangan Harum Fransiskus dan Zulkarnaen Djudje, menurut Majelis hakim bukan dalam persidangan pokok perkara namun pada sidang pra peradilan yang diajukan oleh mantan Bupati Manggarai Barat, Agus CH. Dulla.

Lanjutnya, makna Pasal 22 Jo Pasal 35 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang mana mengatur tentang keterangan saksi dalam pokok perkara sedangkan ini dalam sidang pra peradilan.

Majelis Hakim mengatakan bahwa dakwaan JPU tidaklah cermat dan tidaklah lengkap sebagaimana telah diatur dalam Pasal 143 ayat 2 huruf b KUHAP.

“Putusan hakim sudah benar dan tepat dalam perkaranya terdakwa Ali Antonius,” tandas Yanto. (Red)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60