Ayo Bangun NTT: Ketika Rektor Undana dan Gubernur NTT Menyatukan Energi Perubahan

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Siang itu, suasana di Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur terasa lebih hidup dari biasanya. Percakapan yang terbangun bukan sekadar agenda silaturahmi, melainkan dialog penuh gagasan tentang masa depan daerah.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menerima kunjungan Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng, Sabtu (21/2/2026). Pertemuan itu menjadi potret kolaborasi antara pemerintah dan kampus dalam satu semangat yang sama: Ayo Bangun NTT.

Kampus Harus Hadir untuk Rakyat

Bagi Prof. Jefri, Undana bukan sekadar institusi pendidikan. Dengan jumlah mahasiswa lebih dari 33 ribu orang, kampus negeri terbesar di NTT itu harus memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Ia menegaskan, Tri Dharma Perguruan Tinggi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti di ruang kelas atau jurnal ilmiah. Ilmu harus menjawab kebutuhan rakyat.

“Kami siap mendukung Pemerintah Provinsi NTT melalui kajian akademik, penelitian terapan, dan pendampingan masyarakat agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Komitmen itu dibuktikan dengan langkah konkret. Tahun ini, Undana mengalokasikan sekitar Rp1 miliar untuk mendukung penelitian dan pengabdian masyarakat yang temanya diselaraskan dengan prioritas pemerintah daerah. Para guru besar dan dosen akan turun langsung sesuai bidang kepakarannya.

Dalam diskusi yang berlangsung terbuka, kemiskinan dan stunting menjadi dua isu utama yang mengemuka. Bagi kedua pemimpin itu, persoalan tersebut bukan hanya tentang data dan angka, melainkan tentang kualitas hidup dan masa depan generasi NTT.

Gubernur Melki menekankan pentingnya kebijakan yang berbasis riset.

“Kami ingin setiap program benar-benar disusun berdasarkan data dan hasil kajian ilmiah. Dengan begitu, kebijakan tidak salah arah,” ujarnya.

Selain itu, pola hidup masyarakat yang cenderung konsumtif juga menjadi perhatian. Pemerintah dan Undana sepakat bahwa perubahan perilaku harus didukung pendekatan sosial yang terukur, melibatkan tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga pelaku usaha.

Menanam Harapan di Sektor Pertanian

Sektor pertanian turut menjadi fokus pembahasan, terutama dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Regenerasi petani dan penguatan petani milenial dipandang sebagai kunci.

Gubernur berharap Undana dapat membantu merancang model pertanian modern yang terintegrasi dari hulu ke hilir, berbasis inovasi dan teknologi.

Harapannya sederhana namun strategis: anak muda NTT kembali bangga menjadi petani, dan pertanian menjadi sektor yang menjanjikan secara ekonomi.

Undana Bertumbuh, SDM NTT Menguat

Di tengah dukungan terhadap pemerintah, Undana juga terus berbenah. Sejumlah program studi baru tengah dipersiapkan, termasuk kenotariatan serta penguatan bidang kesehatan seperti pendidikan dokter gigi dan keperawatan.

Kampus juga membuka ruang lebih luas bagi ASN di NTT yang ingin melanjutkan studi, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Tak kalah penting, dibahas pula rencana pembentukan forum akademik di bawah koordinasi Gubernur yang melibatkan kampus dan anggota DPR RI. Forum ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk membedah masalah daerah dan merumuskan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Di akhir pertemuan, suasana kembali cair. Rektor Undana menyerahkan cinderamata dan sebuah lukisan kepada Gubernur sebagai simbol persahabatan. Gubernur pun membalas dengan memberikan plakat Pemerintah Provinsi NTT kepada Rektor Undana.

Momen itu sederhana, tetapi sarat makna. Ia menjadi penanda bahwa kolaborasi ini bukan hanya wacana, melainkan komitmen bersama.

Membangun NTT memang tidak bisa dilakukan sendirian. Ia membutuhkan sinergi, pikiran yang jernih, riset yang kuat, serta keberanian mengambil langkah bersama.

Tak terasa diskusi yang berlangsung kurang lebih dua jam, di Rumah Jabatan Gubernur, dua pemimpin dari dunia berbeda menyatukan tekad yang sama: Ayo Bangun NTT.

Komentar Anda?

Related posts