Bank NTT Targetkan Bangun Kantor Cabang Oelamasi 2026, Disiapkan Jadi Model Bank Daerah Modern

  • Whatsapp
Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus.

PORTALNTT.COM, KUPANG – PT Bank Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menargetkan pembangunan gedung baru Kantor Cabang Oelamasi pada 2026. Gedung tersebut tidak sekadar menggantikan kantor lama, melainkan diproyeksikan menjadi model kantor perbankan daerah yang modern, efisien, berbasis teknologi informasi, serta berorientasi pada pelayanan publik dan pemberdayaan ekonomi rakyat.

Target tersebut disampaikan Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus, kepada wartawan, Senin (12/1/2026), menyusul adanya kesepakatan awal antara Bank NTT dan Pemerintah Kabupaten Kupang terkait penyediaan lahan pembangunan kantor cabang baru.

Pemerintah Kabupaten Kupang telah menyiapkan lahan seluas sekitar 1.500 hingga 2.000 meter persegi untuk disewa oleh Bank NTT. Kantor Bank NTT yang saat ini beroperasi di Oelamasi, menurut Charlie, direncanakan akan digunakan oleh pemerintah daerah.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Bupati Kupang, dan pemerintah daerah menyiapkan lahan. Ambisi saya, kantor ini benar-benar dibangun sebagai Bank NTT yang modern, bukan sekadar gedung baru,” ujar Charlie.

Ia menilai, modernisasi kantor perbankan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik bangunan, tetapi juga menyangkut perubahan pola kerja, tata ruang, serta budaya pelayanan. Perkembangan teknologi informasi, kata Charlie, telah mengubah kebutuhan desain dan fungsi kantor perbankan secara mendasar.

“Dengan teknologi informasi yang terus berkembang, tata letak kantor tidak bisa lagi seperti dulu. Kantor baru harus efisien, mendukung kecepatan kerja, dan memudahkan pelayanan kepada nasabah,” katanya.

Cabang Oelamasi, menurut Charlie, sengaja dipilih sebagai proyek percontohan pengembangan kantor Bank NTT. Ia berharap, jika model tersebut berjalan efektif, konsep serupa dapat diterapkan di cabang-cabang Bank NTT lainnya.

“Saya ingin kantor ini menjadi contoh. Kalau berhasil, pengembangan kantor Bank NTT ke depan bisa mengacu pada model ini,” ujarnya.

Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap awal. Setelah peninjauan lokasi, agenda berikutnya adalah penandatanganan kontrak sewa lahan dengan Pemerintah Kabupaten Kupang, yang kemudian dilanjutkan dengan proses perencanaan desain dan konstruksi.

“Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan bisa dimulai tahun ini. Idealnya akhir tahun sudah siap, atau paling lambat awal tahun depan,” kata Charlie.

Rencana pembangunan gedung baru Bank NTT Cabang Oelamasi mendapat dukungan dari Bupati Kupang, Yosef Lede. Pemerintah Kabupaten Kupang menilai kehadiran kantor Bank NTT yang representatif di ibu kota kabupaten penting untuk memperkuat layanan keuangan kepada masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Di luar aspek fisik, Charlie menegaskan bahwa modernisasi kantor harus sejalan dengan keberpihakan Bank NTT kepada masyarakat kecil, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kehadiran Bank NTT harus memberi dampak nyata agar masyarakat kecil terbebas dari belenggu kemiskinan. Itulah tujuan utama bank daerah,” katanya.

UMKM disebutnya sebagai sektor kunci yang perlu terus diperkuat karena berperan langsung dalam menggerakkan ekonomi lapisan bawah. Pertumbuhan UMKM, menurut Charlie, akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya pembenahan internal Bank NTT. Pelayanan kepada nasabah, kata dia, hanya dapat ditingkatkan jika seluruh insan Bank NTT bekerja secara profesional dan disiplin.

“Kualitas pelayanan kepada masyarakat berangkat dari pembenahan di dalam organisasi. Start-nya dari dalam,” ujarnya.

Dengan lingkungan kerja yang modern dan sistem yang efisien, Charlie optimistis kinerja pegawai akan meningkat dan berdampak langsung pada kualitas layanan publik. Pembangunan gedung baru Bank NTT Cabang Oelamasi pun dinilainya memiliki arti strategis, tidak hanya bagi Bank NTT, tetapi juga bagi Kabupaten Kupang, sebagai simbol transformasi bank daerah yang inklusif, efisien, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (*)

Komentar Anda?

Related posts