Bupati Kupang Tinjau Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Dorong Akses Pendidikan Berkualitas di Manusak

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Pemerintah Kabupaten Kupang terus mematangkan persiapan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) Tahun 2026. Komitmen tersebut ditunjukkan melalui peninjauan langsung lokasi yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan sekolah di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Selasa (9/6/2026).

Peninjauan dipimpin Bupati Kupang, Yosef Lede, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kupang I Made Supriadi, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara titik lokasi yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan dengan kondisi aktual di lapangan. Langkah ini menjadi bagian dari proses verifikasi dan pemenuhan berbagai persyaratan yang dibutuhkan sebelum pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi direalisasikan.

Dalam keterangannya, Yosef mengatakan hasil asesmen dan verifikasi menunjukkan bahwa lokasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Kupang telah masuk dalam daftar calon lokasi prioritas penyelenggaraan SNT Tahun 2026. Meski demikian, sejumlah aspek teknis dan administratif masih perlu diselaraskan, terutama terkait kesiapan lahan, dukungan pemerintah daerah, serta kelengkapan persyaratan penyelenggaraan sekolah tersebut.

“Saya ingin melihat langsung kondisi lokasi ini. Selama ini masih banyak anak-anak Kabupaten Kupang yang harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah karena keterbatasan fasilitas pendidikan. Kehadiran Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi generasi muda kita,” ujar Yos Lede.

Menurut dia, pembangunan SNT tidak hanya berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan, tetapi juga berpotensi menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar. Kehadiran sekolah tersebut diyakini akan menciptakan aktivitas ekonomi baru, mulai dari sektor jasa hingga usaha masyarakat yang menopang kebutuhan warga sekolah.

Selain itu, keberadaan fasilitas pendidikan yang lebih lengkap di Kabupaten Kupang diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap akses pendidikan di luar daerah.

Terkait aspek pertanahan, Yos Lede menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan seluruh proses administrasi dan legalitas lahan secara transparan serta mengedepankan prinsip keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

“Kita ingin seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan siapa pun. Karena itu, setiap tahapan akan dilakukan secara cermat agar pembangunan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Wakapolres Kupang Kompol Jefris L.D. Fanggidae, Pgs Danramil 1604-02/Camplong Alfonso De Yesus Pereira, Kepala Dinas PMD P3A Kabupaten Kupang Jhon Sula, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kupang Tonci Teuf, Kepala Bapperida Saryakus Paulus Liu, Kepala Bagian Hukum Silvester Watu Leda, Camat Kupang Timur Marina Ludji, serta Kepala Desa Manusak Arthur Ximenes.

Pemerintah Kabupaten Kupang berharap proses penetapan lokasi dapat segera rampung sehingga pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dapat direalisasikan sesuai target dan menjadi salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut.

Komentar Anda?

Related posts