Penulis: Daniel Timu
Editor: Jefri Tapobali
PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Dalam rangka mempersiapkan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Rote Ndao menggelar Apel gabungan lintas pimpinan wilayah, yakni semua Camat, Lurah, Kepala Desa dan BPD se- Kabupaten Rote Ndao.
Apel Gabungan yang digelar di Gedung Auditorium Ti’i Langga pada Selasa (29/11/2022) tersebut bertujuan untuk membangun kemitraan antar lembaga dan pemangku kepentingan di masing-masing wilayah dalam mengantisipasi berbagai permasalahan yang akan di hadapi.
Apel Gabungan yang di selenggarakan oleh Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Rote Ndak tersebut dipimpin langsung Bupati Rote Ndao, Paulina Haning Bullu, SE dan di hadiri oleh semua Kepala Desa, Lurah dan BPD serta para Camat se-kabupaten Rote Ndao.
Dalam arahannya, Paulina Haning selaku Bupati Rote Ndao meminta agar semua pimpinan wilayah tetap bekerja secara maksimal dan saling bersinergi dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat, terutama masyarakat di desa-desa.
“Bangun kerjasama, bangun kemitraan yang baik, bangun silahturahmi dengan masyarakat. Harus hadir ditengah masyarakat karna kita dipilih oleh masyarakat. Jangan ada jarak antara kita dengan masyarakat,” ucap Bupati Rote Ndao.
“Bila ada masyarakat yang berbuat salah, usahakan cari solusi yang baik. Karna kepala desa itu harus mengayomi masyarakat, bukan jerumuskan masyarakat kedalam lubang,” lanjut Paulina Haning, Bupati Rote Ndao.
Bupati Rote Ndao juga mengapresiasi para Kepala Desa se – Kabupaten Rote Ndao atas pencapaian kinerja dalam pengelolaan Dana Desa.
“Tahun ini Kabupaten Rote Ndao jadi yang pertama dan tercepat menyelesaikan pengelolaan Dana Desa dan penyerapan KPM BLT. Jadi jaga prestasi ini, pertahankan terus setiap tahun,” ungkap Bupati Rote Ndao penuh bangga.
Bupati Rote Ndao juga meminta agar para Kades dan Lurah serta Camat menjadi pemimpin yang berlaku adil bagi semua masyarakatnya tanpa pandang bulu atau pilih kasih.
“BLT itu untuk Keluarga miskin ekstrim. Jangan karna ada hubungan emosional dengan seseorang lalu Kades kasih BLT, Sedangkan orang lain yang masuk kategori miskin ekstrim malah tidak dapat BLT,” tegas Bupati Rote Ndao pada para Kades.
“Kriteria penerima BLT Miskin Ekstrim itu adalah yang kepala keluarga perempuan (janda) juga keluarga miskin yang anggota keluarganya ada yang difabel (cacat) juga keluarga yang memiliki anak yang tergolong stunting (kurang gizi). Itu semua harus jadi prioritas utama,” jelas Bupati Rote Ndao.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Rote Ndao, Yames M. K Therik, SH yang dikonfirmasi seusai Apel Gabungan tersebut menjelaskan bahwa Apel tersebut sebagai evaluasi akhir tahun 2022 bagi semua pimpinan wilayah.
“Apel tadi terkait evaluasi akhir tahun 2022 dan kesiapan perencanaan sekaligus pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2023 serta penegasan kepada para Camat, Kades, Lurah, BPD dan LPM untuk mempersiapkan masyarakat untuk musim tanam serta antisipasi menghadapi penyakit ikutan musim hujan, kejadian bencana dan pentingnya membangun kemitraan antar lembaga dan pemangku kepentingan di wilayahnya,” ungkap Yames Therik, Kadis PMD Rote Ndao.
Adapun Apel Gabungan tersebut di dihadiri oleh semua Camat, Lurah, Kepala Desa, BPD dan LPM se – Kabupaten Rote Ndao, serta semua jajaran Dinas PMD Rote Ndao. Juga turut hadir Wakil Bupati Rote Ndao, Stefanus M Saek, SE, M.Si yang mendampingi Bupati Rote Ndao.






