Penulis: Daniel Timu
PORTALNTT.COM, ROTE NDAO — Semangat pengabdian para tenaga kesehatan Puskesmas Batutua kembali terlihat begitu kuat ketika mereka menempuh perjalanan panjang melintasi daratan hingga menyebrangi lautan untuk memastikan layanan kesehatan tetap hadir di Pulau Landu, salah satu pulau terluar di Kabupaten Rote Ndao.
Setelah sebelumnya telah melaksanakan kegiatan di Desa Sanggandolu, tim Puskesmas Batutua pada Rabu (3/12/2025) kembali bergerak menuju Desa Landu. Tidak seperti kunjungan pada umumnya, perjalanan kali ini menuntut kerja keras ekstra. Tim medis harus menaiki perahu motor milik nelayan setempat, menantang gelombang demi mencapai masyarakat yang tinggal di wilayah ujung selatan Indonesia.

Dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Puskesmas Batutua, Welhelmina D. Leoanak, S.Tr.Keb, rombongan yang terdiri dari ahli gizi, bidan, dan perawat itu menunjukkan keberanian sekaligus komitmen kuat untuk memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya dinikmati masyarakat di daratan, tetapi juga menyentuh warga di pulau terpencil.
Begitu tiba di Pulau Landu, tanpa jeda panjang, tim medis langsung memberikan pelayanan di Pustu Desa Landu. Masyarakat yang telah menunggu dengan antusias mendapatkan berbagai layanan Cek Kesehatan Gratis mulai dari pemeriksaan tinggi dan berat badan, tensi darah, hingga pengecekan gula darah. Tidak hanya itu, warga juga memperoleh edukasi kesehatan berupa Kelas Ibu Hamil, Kelas Ibu Menyusui, penyuluhan gizi balita, serta materi tentang pencegahan dan penanganan stunting.

Tingginya partisipasi warga disambut dengan penuh apresiasi oleh Plt. Kepala Puskesmas Batutua, Welhelmina D. Leoanak.
“Program CKG adalah langkah nyata untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan. Harapan kami, kegiatan ini berkelanjutan dan semakin diperluas,” ucap Welhelmina Leoanak, Plt. Kepala Puskesmas Batutua.
Ia menegaskan bahwa semangat pengabdian tidak akan berhenti di Pulau Landu. Puskesmas Batutua berkomitmen melanjutkan kegiatan CKG di seluruh desa dalam wilayah pelayanan mereka, termasuk sebagai langkah penting untuk mengantisipasi potensi lonjakan penyakit di musim penghujan.
Melalui kerja keras, keberanian, dan ketulusan para tenaga kesehatan ini, Puskesmas Batutua menunjukkan bahwa akses kesehatan yang merata bukan hanya cita-cita, tetapi usaha nyata yang terus diwujudkan hingga ke pulau-pulau terluar.







