
Penulis: Daniel Timu
PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Dalam kunjungan Politik ke Rote Ndao, Ganjar Pranowo disambut secara adat dengan pengawalan pasukan berkuda, pada sabtu (2/12/2023) siang.
Kunjungan ke Rote Ndao, daerah di ujung selatan Indonesia ini adalah bagian dari serangkaian kunjungan Ganjar Pranowo ke wilayah NTT sejak, Jumat (1/12/2023).
Dalam kunjungannya, Ganjar Pranowo disambut oleh pasukan kuda adat HUS sebanyak 200 orang pasukan berkuda, di Bandara D. C Saudale. Dari Bandara D. C Saudale, Ganjar Pranowo bersama Rombongan bertolak ke Uma Batu, Kelurahan Feapopi, Kec. Rote Tengah.
Di Uma Batu, Ganjar Pranowo kembali mendapatkan sambutan adat, lewat tuturan adat Maneleo (Kepala Suku). Tak hanya itu, Ganjar Pranowo juga di suguhkan dengan air kehidupan masyarakat Rote, yakni Tuak Hopo atau air nira, yang merupakan hasil sadapan dari pohon Lontar.
Penampilan Ganjar Pranowo yang sangat sederhana makin terlihat merakyat ketika Ganjar Pranowo juga turut ikut memamah sirih.
“Saya memulai dari ujung Indonesia paling Timur, yang masyarakat katakan bahwa Matahari terbit dari Merauke. Pak Mahfud dari Sabang. Kunjungan kedua ini sudah saya siapkan, saya harus ke NTT, harus Rote. Pasti saya akan rindukan tanah ini untuk kembali,” ucap Ganjar Pranowo penuh bahagia.
“Dua hari ini saya senang sekali bertemu dengan para Pendeta, Ulama, Tokoh masyarakat dan anak Muda. Saya mendengar cerita mereka, mulai dari Infrastruktur, pendidikan, kesehatan, soal TPPO, itu semua diceritakan. Akar masalah itu semua adalah kemiskinan, itu semua menjadi tugas kita bersama untuk memotivasi dan mendorong anak-anak kita kedepannya membangun negeri ini jadi lebih baik. Apa lagi dari Rote banyak tokoh hebat yang merantau, jadi pemikir, cerdasnya luar biasa, salah satunya adalah Prof. Herman Yohanes,” lanjut Ganjar Pranowo, memotivasi.
Dalam kunjungannya, Ganjar Pranowo di dampingi oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Rote Ndao, Denison Moy, ST, Ketua Partai Hanura Rote Ndao, Janri Nunuhitu, Sekretaris PPP Rote Ndao, Teni Dolok, Vicoas T B Amalo selaku Manek Termanu.







