HUT Ke-64 Bank NTT, Rahmat Saleh: Transformasi Harus Mengantar Bank NTT Menjadi Lebih Modern dan Kompetitif

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Memasuki usia ke-64 tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi. Bagi bank milik Pemerintah Provinsi dan pemerintah kabupaten/kota se-NTT itu, perjalanan menuju masa depan tidak hanya ditandai dengan pertumbuhan bisnis, tetapi juga kemampuan menghadirkan layanan yang semakin cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Semangat tersebut terangkum dalam tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bank NTT, “Bersama Menuju Puncak”. Tema itu menjadi penegasan bahwa keberhasilan sebuah lembaga keuangan tidak dibangun oleh satu pihak, melainkan melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari insan Bank NTT, pemegang saham, nasabah, hingga masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Direktur Teknologi Informasi dan Operasional Bank NTT, Rahmat Saleh, Jumat (17/7/2026), mengatakan bahwa peringatan HUT tahun ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat transformasi yang tengah dijalankan perseroan.

Menurut Rahmat, makna “puncak” tidak semata-mata diukur dari besarnya laba atau pertumbuhan aset, melainkan dari kemampuan Bank NTT memberikan pelayanan yang semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

“Puncak bagi kami bukan hanya soal capaian bisnis, tetapi bagaimana Bank NTT mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, lebih aman, lebih modern, dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank NTT terus mempercepat transformasi digital melalui berbagai langkah strategis. Di antaranya adalah modernisasi infrastruktur teknologi informasi, penguatan sistem keamanan siber, pengembangan layanan digital yang lebih mudah diakses, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas pelayanan kepada nasabah.

Rahmat menegaskan, transformasi digital bukan sekadar mengganti perangkat atau sistem teknologi. Lebih dari itu, transformasi merupakan perubahan cara kerja dan cara melayani agar Bank NTT mampu memberikan pengalaman perbankan yang lebih baik bagi masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak akan memberikan hasil optimal tanpa didukung sumber daya manusia yang berkualitas.

“Teknologi yang canggih hanya akan memberikan manfaat apabila didukung oleh SDM yang kompeten, adaptif, berintegritas, dan memiliki semangat untuk terus belajar,” kata Rahmat.

Karena itu, Bank NTT terus membangun budaya kerja yang berorientasi pada kinerja, pelayanan, inovasi, dan kolaborasi. Menurutnya, budaya tersebut menjadi fondasi penting agar setiap insan Bank NTT mampu menghadapi dinamika industri perbankan yang berkembang semakin cepat.

Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan kepercayaan kepada Bank NTT, mulai dari Pemerintah Provinsi NTT, pemerintah kabupaten dan kota, para pemegang saham, nasabah, hingga masyarakat yang terus mendukung perjalanan Bank NTT selama lebih dari enam dekade.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur NTT, seluruh bupati dan wali kota se-NTT, para pemegang saham, nasabah, serta seluruh masyarakat yang terus memberikan kepercayaan kepada Bank NTT hingga memasuki usia ke-64 tahun,” ujarnya.

Ke depan, Bank NTT, kata Rahmat, menargetkan diri tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Nusa Tenggara Timur, tetapi juga tumbuh sebagai bank pembangunan daerah yang semakin kompetitif di tingkat nasional.

Dengan semangat “Bersama Menuju Puncak”, Bank NTT optimistis setiap langkah transformasi yang sedang dijalankan akan memperkuat daya saing perusahaan sekaligus memperbesar kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

Komentar Anda?

Related posts