Laskar Timor Oan Dikukuhkan, Fernando Soares: Jadilah Organisasi yang Memberi Manfaat bagi Masyarakat

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Badan Pengurus Laskar Timor Oan periode 2026-2031 resmi dikukuhkan dalam sebuah momentum yang mengusung tema “Bersatu dalam Persaudaraan, Setia dalam Kebersamaan.”

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi kepengurusan baru untuk memperkuat persaudaraan sekaligus menegaskan peran organisasi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ketua Uni Timor Aswain (UNTAS) yang juga Dewan Pembina Laskar Timor Oan, Fernando Jose Osorio Soares, meminta jajaran pengurus menjadikan organisasi tersebut sebagai wadah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurut Fernando, keberadaan organisasi masyarakat tidak semestinya hanya terlihat melalui struktur dan kegiatan internal. Lebih dari itu, organisasi harus mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.

“Laskar Timor Oan tidak boleh menjadi kelompok yang menakutkan. Laskar Timor Oan harus menjadi laskar yang memberikan keteguhan, memberikan solusi, dan mampu memberikan bantuan ketika saudara-saudara kita mengalami kesulitan,” ujar Fernando dalam sambutannya, usai pelantikan badan pengurus Laskar Timor Oan di aula Gereja GMIT Elim Naibonat.

Ia mengatakan, generasi muda perlu memahami bahwa kehidupan yang dinikmati saat ini tidak terlepas dari perjuangan orang tua dan para pendahulu.

Fernando menilai, orang tua telah melalui perjuangan panjang untuk menyediakan masa depan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

“Kita wajib menghargai mereka. Mereka berjuang sendiri, bertarung sendiri, dan menyediakan segala kebutuhan untuk kita semua hingga bisa sampai pada titik ini,” katanya.

Ia menegaskan, tidak ada seorang pun yang dapat mengklaim keberhasilan yang diraih saat ini semata-mata karena kemampuan pribadi.

“Tidak ada. Termasuk saya. Termasuk Pak Joao Meco. Yang hebat adalah orang tua kita. Mereka yang berjuang, bertanggung jawab, dan menyediakan masa depan untuk kita semua,” ujar Fernando.

Karena itu, ia mengajak para pengurus dan anggota Laskar Timor Oan untuk meneruskan semangat perjuangan tersebut melalui kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

Menurut dia, menjadi pemuda yang bermanfaat merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap perjuangan orang tua.

“Dengan menjadi pemuda yang bermanfaat bagi lingkungan dan komunitas kita, kita akan menjadi keluarga yang kuat,” katanya.

Tidak Menebar Ketakutan

Fernando juga mengingatkan agar Laskar Timor Oan tidak berkembang menjadi organisasi yang menimbulkan keresahan.

Ia berharap organisasi tersebut justru dikenal karena kontribusi sosial dan kemampuannya memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Jangan kita jadikan Laskar Timor Oan sebagai suatu kelompok yang menakutkan. Kita harus menunjukkan bahwa Laskar Timor Oan adalah organisasi yang memberikan keteguhan, solusi, dan bantuan,” ujarnya.

Fernando menyatakan siap memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang akan dilakukan pengurus baru.

Ia berharap kepengurusan periode 2026–2031 dapat bekerja secara solid dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.

Gubernur NTT Dorong Perkuat Kerja Sosial

Sementara itu, sambutan Gubernur Nusa Tenggara Timur yang dibacakan Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) Provinsi NTT, Johny Ericson Ataupah, mengajak Laskar Timor Oan menjadikan organisasi sebagai ruang untuk memperkuat persaudaraan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Gubernur menilai organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membangun kebersamaan serta mendukung pembangunan daerah.

“Jadikan momentum ini sebagai ruang untuk berkarya dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Timor,” demikian pesan Gubernur dalam sambutan tersebut.

Laskar Timor Oan juga diharapkan dapat menjadi wadah untuk mempererat hubungan kekeluargaan dan merawat nilai-nilai luhur masyarakat Timor.

Nilai-nilai tersebut antara lain keramahan, sikap saling menghormati, gotong royong, kepedulian, serta penghargaan terhadap sesama.

Melalui nilai-nilai itu, Laskar Timor Oan diharapkan ikut menjaga kedamaian, ketenteraman, dan keamanan di tengah masyarakat.

Gubernur juga meminta kepengurusan baru segera menyusun program kerja dan target yang jelas serta terukur.

“Semangat organisasi ini harus diwujudkan melalui kerja sosial dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kepentingan nasional,” demikian disampaikan.

Pemerintah Provinsi NTT, lanjutnya, terbuka untuk membangun kolaborasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mempercepat pembangunan dan memperluas manfaat program pemerintah kepada masyarakat.

Karena itu, pengurus Laskar Timor Oan diminta bekerja secara solid, membangun komunikasi dan kolaborasi dengan semua pihak, serta menjalankan organisasi secara konsisten dan bertanggung jawab.

Pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan menjadi titik awal bagi Laskar Timor Oan untuk memperkuat konsolidasi sekaligus meningkatkan kontribusi sosialnya.

Dengan semangat “Bersatu dalam Persaudaraan, Setia dalam Kebersamaan”, Laskar Timor Oan diharapkan tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga mampu membuktikan keberadaannya melalui kerja nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat dan daerah.

Komentar Anda?

Related posts