Lima Atlet Dikirim, POBSI Belu Optimistis Tembus Seleksi Kejurnas 2026

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Belu mengirim lima atlet terbaik untuk mengikuti seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) POBSI 2026 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lima atlet yang dipercaya membawa nama Kabupaten Belu dalam seleksi tersebut yakni An Panie, Isto Manek, Goris, Adie Laka, dan Rio Zainal.

Seleksi dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Kamis (13/8/2026) hingga Jumat (14/8/2026), di Phantom Biliar Kupang. Kegiatan dimulai pukul 11.00 WITA hingga selesai.

Ketua Umum POBSI Kabupaten Belu, Agustinus Yoseph Luan Ati, S.H., mengatakan pihaknya memberikan apresiasi kepada POBSI NTT yang telah menggelar seleksi sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejurnas POBSI 2026.

Menurut Agustinus, keikutsertaan lima atlet Belu bukan sekadar memenuhi undangan seleksi, tetapi juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk membuktikan kemampuan dan bersaing memperebutkan tempat dalam tim yang akan mewakili NTT.

“Kami mengapresiasi POBSI NTT yang telah menyelenggarakan seleksi atlet. Harapan kami, atlet-atlet yang kami kirim dapat memberikan kemampuan terbaik dan tembus dalam seleksi tersebut,” ujar Agustinus.

Ia mengatakan POBSI Belu menaruh harapan besar terhadap lima atlet yang dikirim. Para atlet diharapkan mampu menunjukkan permainan terbaik, menjaga mental bertanding, serta bersaing secara sportif dengan atlet dari kabupaten dan kota lainnya.

Agustinus juga berharap momentum seleksi tersebut dapat menjadi pemacu bagi perkembangan olahraga biliar di Kabupaten Belu.

Ia mengajak para pebiliar di Belu menjadikan seleksi tersebut sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan.

“Harapan kami, para pebiliar yang ada di Kabupaten Belu melihat ini sebagai motivasi untuk terus berkembang sehingga ke depan bisa menghasilkan prestasi,” katanya.

Empat Pengkab/Pengkot Ikut Seleksi

Seleksi menuju Kejurnas POBSI 2026 tersebut diikuti empat Pengkab/Pengkot POBSI di NTT.

Masing-masing adalah Pengkot POBSI Kupang, Pengkab POBSI Timor Tengah Selatan (TTS), Pengkab POBSI Timor Tengah Utara (TTU), dan Pengkab POBSI Belu.

Setiap Pengkab/Pengkot diminta mengirimkan lima atlet terbaik untuk mengikuti seleksi.

Bagi POBSI Belu, kesempatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan atlet sekaligus membuka peluang bagi pebiliar asal Belu untuk tampil membawa nama NTT di tingkat nasional.

Dengan mengirimkan lima atlet, POBSI Belu berharap setidaknya ada atlet yang mampu lolos seleksi dan masuk dalam skuad NTT untuk berlaga pada Kejurnas POBSI 2026.

Agustinus menegaskan, hasil seleksi nantinya diharapkan menjadi gambaran perkembangan olahraga biliar di NTT sekaligus mendorong pembinaan atlet yang lebih serius di tingkat kabupaten dan kota.

Komentar Anda?

Related posts