Lima Harapan Prof Jefri Bale, Rektor Undana 2025–2029: Ajak Civitas Akademika Satukan Hati, Satukan Langkah

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Dalam momen penuh kehangatan di hadapan seluruh civitas akademika Universitas Nusa Cendana (Undana), Rektor Undana Periode 2025–2029, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng., menyampaikan lima harapan besarnya untuk membawa Undana memasuki babak baru.

Dengan nada yang teduh namun penuh ketegasan, Prof Jefri mengajak seluruh sivitas untuk menata kembali hati, memperkuat kebersamaan, dan membangun Undana dengan semangat baru.

Rektor Undana Periode 2025–2029, Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, ST., M.Eng.

1. Menciptakan Suasana Kondusif dan Kebersamaan Baru

Prof Jefri membuka harapannya dengan ajakan untuk membangun suasana kondusif sebagai fondasi awal memulai perjalanan bersama.

“Mari kita awali kebersamaan ini dengan suasana yang kondusif agar semangat itu mampu mendorong Undana menjadi lebih baik. Dengan bersama, kita melewati setiap tantangan dalam pelayanan di Undana,” ujarnya saat memberikan sambutan dihadapan seluruh civitas akademika, Kamis (11/12/2025).

Ia menegaskan bahwa proses suksesi telah selesai, dan saatnya semua pihak bergandengan tangan tanpa sekat-sekat kelompok.

“Tidak ada lagi kubu A, kubu B, kubu C. Semua selesai. Mari kita mendukung kepemimpinan saya untuk menakhodai Undana empat tahun ke depan,” tegasnya.

2. Bekerja Guyub dan Setia pada Pekerjaan Kecil

Harapan kedua Prof Jefri menekankan pentingnya bekerja dalam kebersamaan yang tulus.

“Setialah pada pekerjaan yang kecil. Tidak ada pekerjaan kecil atau besar ketika kita melayani Undana,” kata Prof Jefri.

Menurutnya, dengan bekerja secara guyub, Undana akan mampu melewati batasan dan beradaptasi menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang.

3. Melayani dengan Kasih dan Menjaga Hormat Antar Sesama

Dalam harapan ketiga, Prof Jefri mengajak seluruh dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk mengembalikan nilai dasar dalam bekerja dan melayani yaitu kasih.

“Mari kita bekerja dan melayani dengan semangat kasih seperti kita melayani Tuhan dan juga mengasihi diri sendiri. Peliharalah rasa hormat dan sikap saling menghargai dalam interaksi kita,” pesannya.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga tutur kata, sikap, serta cara berinteraksi agar Undana menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya.

4. Menuntaskan Tanggung Jawab Periode 2025 dan Melanjutkan Legacy

Memasuki tahun 2025 yang sebagian besar masih berada dalam periode kepemimpinan Rektor sebelumnya Prof Max, Prof Jefri menekankan bahwa tanggung jawab itu tetap melekat.

“Tahun 2025 membawa tuntutan dan kewajiban yang harus diselesaikan. Ini tanggung jawab moral kita untuk menuntaskan program, realisasi anggaran, dan pencapaian kinerja,” tegasnya.

Ia mengajak agar euforia pelantikan tidak berhenti pada hari ini saja, tetapi menjadi energi untuk menuntaskan seluruh tugas dan melanjutkan pelayanan kepada mahasiswa.

5. Memohon Kepercayaan dan Menyerahkan Kepemimpinan dalam Doa

Harapan terakhir disampaikan dengan bahasa yang menyentuh. Prof Jefri meminta seluruh keluarga besar Undana untuk mempercayakan kepemimpinan empat tahun ke depan kepadanya, sekaligus mendoakannya.

“Sebagai manusia saya punya banyak kekurangan, dan karena itu saya membutuhkan kehadiran Bapak-Ibu bersama saya. Namun kemampuan yang saya miliki akan saya persembahkan sepenuhnya bagi Undana,” ungkapnya.

Ia menutup dengan permohonan yang tulus:

“Bawalah saya dan undana dalam setiap tekukan lutut, lipatan tangan dan pejaman mata bapak ibu sekalian. Dalam sembah sujud menengadah dan menundukkan kepala atau berdiri dalam berdoa,” ungkapnya.

“Semoga undana menjadi lebih baik dan saya secara pribadi memiliki hikmat dan kebijaksanaan yang turun dari Tuhan Yang maha kuasa sehingga saya memimpin undana dengan adil dan memberikan damai sejahtera serta memastikan undana memiliki makna sebagai kampus berdampak bagi masyarakat kita khususnya masyarakat NTT,” sambungnya menutup sambutannya.

Komentar Anda?

Related posts