Menhan Sjafrie Apresiasi Fernando Soares, Simbol Regenerasi Kepemimpinan UNTAS

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin mengapresiasi terpilihnya Fernando Jose Osorio Soares sebagai Ketua Uni Timor Aswain (UNTAS). Menurut Sjafrie, kepemimpinan Fernando mencerminkan proses regenerasi yang sehat dalam organisasi serta penting bagi masa depan kebangsaan.

Hal itu disampaikan Sjafrie dalam sambutannya pada kegiatan pengukuhan kepengurusan UNTAS yang berlangsung di Hotel Harper, Kupang, Kamis (22/1/2026).

“Kita bersyukur UNTAS sekarang dipimpin oleh generasi muda. Generasi muda adalah sokoguru bagi masa depan bangsa,” kata Sjafrie.

Ia menegaskan, regenerasi kepemimpinan di UNTAS menjadi penanda kuat bahwa organisasi tersebut tidak berhenti pada romantisme masa lalu, melainkan bergerak menatap masa depan dengan semangat kebangsaan yang utuh.

Sjafrie juga menekankan pentingnya memberi ruang dan kesempatan bagi generasi muda asal Timor Timur untuk berperan aktif dalam pembangunan nasional, baik melalui jalur sipil maupun militer.

“Kita terus memberi kesempatan agar generasi muda Timor Timur bisa berada di depan untuk membangun bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sjafrie mengungkapkan komitmennya untuk terus menjaga hubungan historis dan emosional dengan keluarga besar UNTAS. Ia bahkan menyatakan kesediaannya hadir dalam kegiatan UNTAS setelah menerima kunjungan Fernando Soares di Kantor Kementerian Pertahanan.

“Kita punya hubungan historis. Yang penting bagi UNTAS, kita tidak perlu lagi melihat ke belakang. Kita harus melihat ke depan, setia pada Merah Putih dan cinta NKRI,” tutur Sjafrie.

Ia menilai warga UNTAS merupakan bagian dari warga negara yang disiplin dan taat pada aturan, sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persatuan dan perdamaian.

Kepada para mantan pejuang Timor Timur yang hadir dalam acara tersebut, Sjafrie menitipkan pesan agar semangat kebersamaan terus dirawat melalui UNTAS sebagai wadah perjuangan kolektif.

“Kita harus menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya, dengan sumber daya yang dikelola secara teratur, terukur, dan dikembalikan untuk kesejahteraan rakyat,” katanya.

Secara khusus, Sjafrie menantang Fernando Soares untuk membuktikan bahwa UNTAS mampu memberi kontribusi nyata dalam perjalanan sejarah kebangsaan Indonesia, sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter, berdisiplin, dan setia pada bangsa dan negara.

“Kultur Timor Timur itu militan. Tantangannya adalah bagaimana militansi itu diarahkan untuk memperkuat NKRI dan menjaga perdamaian,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Sjafrie berharap UNTAS dapat terus menjadi kekuatan sosial yang memperkokoh Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

“Semoga kehadiran UNTAS membuat kita menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang punya kemampuan, dan bangsa yang memiliki semangat Indonesia Maju,” kata Sjafrie.

Komentar Anda?

Related posts