Home / Daerah / Pemda Rote Ndao Siap Tindak Tegas Oknum ASN Yang Terpapar Radikalisme

Pemda Rote Ndao Siap Tindak Tegas Oknum ASN Yang Terpapar Radikalisme

3728 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ROTE NDAO – Terkait dengan beredarnya informasi dari media sosial Facebook bahwa ada seorang oknum ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkup Pemerintahan Kab. Rote Ndao yang diduga telah terpapar radikalisme, hingga membuat postingan yang diduga mengandung ujaran kebencian, unsur SARA dan berbau Radikalisme, pihak Pemerintah Daerah Kab. Rote Ndao akan tindak tegas sesuai ketentuan aturan hukum yang berlaku.

Hal tersebut disampaikan Bupati Rote Ndao, Paulina Haning – Bullu, SE melalui Sekretaris Daerah Rote Ndao, Drs. Jonas M Selly, MM saat dimintai tanggapannya oleh media ini melalui pesan WhatsApp menjelaskan bahwa pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas terkait hal tersebut.

“Sudah dijadwalkan hari senin (30/11/2020) dia diperiksa oleh Inspektorat. Kalo ternyata dia yang posting itu pernyataan provokatif di akunnya, maka kita ambil tindakan tegas berupa hukuman disiplin sesuai PP 53 Thn 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” tegas Jonas Selly.

Senada dengan Jonas Selly, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kab. Rote Ndao, Hangry M.J Mooy, SH, M.Si saat dimintai tanggapannya oleh media ini diruang kerjanya, Kantor Bupati Rote Ndao pada, Kamis (26/11/2020) menjelaskan bahwa Pemerintah tetap akan mengambil langkah tegas sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil serta Surat Edaran dari Badan Kepegawaian Nasional Tahun 2018.

“Ketentuan aturan hukum sudah mengatur macam-macam larangan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang ASN, salah satunya yaitu tidak boleh membuat dan atau menyebarkan suatu postingan di medsos terkait ujaran kebencian dan yang mengandung unsur SARA dan berbau radikalisme dan provokasi,” ungkap Hangry Mooy.

“Jika ketahuan ada oknum ASN yang lakukan hal terlarang tersebut, pasti kami kenakan sanksi tegas sesuai ketentuan aturan hukum yang belaku,” lanjut Hangry Mooy menjelaskan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yames J Mbau, S.Sos saat dikonfirmasi oleh media melalui pesan WhatsApp pada, Kamis (26/11/2020) sore, menjelaskan bahwa dugaan kasus tersebut sedang dalam penyelidikan Reskrim Polres Rote Ndao.

“Sedang ditangani, lidik terkait ujaran kebencian. Dan (Penyidik) sedang koordinasi dengan ahli bahasa dan pidana,” jelas Iptu Yames Mbau.

Untuk diketahui, telah beredar suatu postingan yang diduga mengandung SARA (Suku, Agama, dan Ras) dan ujaran kebencian di media sosial facebook oleh suatu akun bernama “Rivay” yang diduga adalah seorang ASN di Dinas Perkim Kab. Rote Ndao.

 

Penulis: Daniel Timu

Editor: Jefri Tapobali

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]