Pemkab Timor Tengah Selatan Janji Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, SOE – BPJS Kesehatan Cabang Atambua menggelar kegiatan Pertemuan Tim Monitoring dan Evaluasi atas Penyediaan Fasilitas Kesehatan, Sarana Prasarana dan Sumber Daya Manusia Fasilitas Kesehatan dengan Pemangku Kepentingan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Senin (04/04).

Pertemuan ini bertujuan untuk menguatkan sinergitas dan meningkatkan dukungan dari para pemangku kepentingan terhadap pelaksanaan Program JKN-KIS di Kabupaten TTS.

Pertemuan ini dihadiri Asisten III Sekda Kabupaten TTS, Sekretaris Daerah Kabupaten TTS, Perwakilan Kepala Dinas Sosial Kabupaten TTS, Perwakilan Direktur RSUD Soe, Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten TTS, Perwakilan Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten TTS, Perwakilan Kepala Bappeda Kabupaten TTS, serta Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten TTS.

“Pertemuan ini membahas overview pelayanan kesehatan di Kabupaten TTS. Nantinya diharapkan adanya pemahaman yang sama lintas sektor untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten TTS,” ucap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua, Munaqib.

Dalam kegiatan ini, Asisten III Sekda Kabupaten TTS, Frans Maxi Oematan turut memaparkan rencana yang akan dilakukan di fasilitas kesehatan Kabupaten TTS.

“Diskusi hari ini diharapkan dapat membantu menyelesaikan kendala-kendala di daerah khususnya terkait pelayanan peserta Program JKN-KIS di Kabupaten TTS. Direncanakan akan ada penambahan tenaga dokter pada 7 Puskesmas yang belum memiliki tenaga medis dokter. Oleh karena itu, diharapkan Dinas Kesehatan dan Bappeda Kabupaten TTS dapat memastikan ketersediaannya untuk ditempatkan di fasilitas kesehatan Kabupaten TTS,” ujar Frans.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Atambua, Roy Yusuf Anwar memaparkan data-data implementasi Program JKN-KIS di Kabupaten TTS.

“Beberapa hal yang menjadi perhatian adalah belum meratanya ketersediaan dokter di FKTP, masih terdapat 7 Puskesmas yang belum memiliki dokter umum. Selain itu, terbatasnya pelayanan spesialistik di RSUD Soe sebagai satu-satunya FKRTL di Kabupaten TTS sehingga masih banyak penduduk yang dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan lanjutan. Harapan kami, hal ini bisa menjadi perhatian dan ditindaklanjuti bersama-sama,” kata Roy.

Dalam kegiatan tersebut, ia pun mengapresiasi komitmen Pemda Kabupaten TTS untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, baik dari ketersediaan tenaga kesehatan yang merata serta perluasan pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60