Pemkot Kupang Gelar Workshop Forkom P2HP Tingkat Kota Kupang

  • Whatsapp
banner 468x60

PORTALNTT.COM, KOTA KUPANG – Pemerintah Kota Kupang menggelar workshop Forum Komunikasi (Forkom) Pemerhati dan Perjuangan Hak-Hak Perempuan (P2HP) Kota Kupang, bertempat di Hotel on The Rock Kupang, Selasa (17/07/2018).

Dalam sambutan Wali Kota Kupang yang dibacakan Asistensi Pemerintahan Sekretaris Daerah Kota Kupang, Drs. Yoseph Rera Beka mengatakan bahwa perempuan mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan keluarga dan bangsa.

“Hampir setengah penduduk Indonesia adalah perempuan juga karena perempuan memiliki potensi sebagai tenaga kerja produktif serta berperan penting di dalam keluarga dan perempuan terlibat langsung dalam pengendalian kelahiran, pembinaan kesehatan serta pendidikan keluarga,” ungkap Rera Beka.

Menurut Rera Beka, Potensi tenaga kerja perempuan sangat dibutuhkan serta perlu diberdayakan melalui pendidikan dan latihan serta pendampingan sehingga dapat menjadi tenaga kerja yang berkualitas dan mampu menghidupi diri sendiri dan keluarganya tanpa mengabaikan kodratnya sebagai ibu bagi anak-anaknya.

“Menyadari bahwa peran kaum perempuan sangat strategis dalam memutuskan rantai kemiskinan, maka dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang jaminan sosial, Pemerintah Indonesia menetapkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi PBB tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan yang menitik beratkan kepada Kaum Perempuan,” katanya.

Lebih lanjut, Yoseph Rera Beka mengatakan pelaksanaan workshop Forkom P2HP hari ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam menangani, memperhatikan dan memperjuangkan hak perempuan di Kota Kupang.

“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam mengikuti kegiatan yang diharapkan mampu membuka cakrawala dan pemahaman bersama dalam mewujudkan pengetahuan, penghargaan, pengakuan dan perlindungan hak-hak perempuan khususnya di Kota Kupang,” tandas Yos.

Sementara dalam laporan panitia yang dibacakan Ketua Panitia, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang, Ernest S. Ludji, SSTP. M.Si menyampaikan dasar dilaksanakan kegiatan workshop tersebut mengacu pada Undang Undang RI Nomor 7 tahun 1984 tentang Ratifikasi Konvensi PBB tentang Penghapusan segala bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (disingkat sebagai Konvensi Wanita).

“Undang Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, Undang-Undang Dasar 1945, Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (1979)/CEDAW, Universal Declaration of Human Rights/Deklarasi Umum Hak Asasi Manusia (1974), International Covenant on Civil and Political Rights/ICCPR, Konvensi Internasional tentang Hak-Hak Politik Wanita, Perjanjian Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial Budaya/ECOSOC, Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita Kawin, Konvensi tentang Kewarganegaraan Wanita, Konvensi Melawan Diskriminasi dalam Pendidikan, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan,” terang Ernest.

Tambahnya, Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatkan peran serta pelbagai pihak, khususnya komitmen dan kepedulian Pemerintah Kota Kupang tentang penanganan, perhatian, dan perjuangan Hak Perempuan di Kota Kupang.

“Mengoptimalkan ketersediaan data tentang penanganan, perhatian, dan perjuangan hak-hak perempuan atas kebijakan program dan kegiatan pembangunan di Kota Kupang,” tutup Ernest.

Peserta yang hadir berjumlah 100 orang, terdiri dari Kader Tim Penggerak PKK Kecamatan se-Kota Kupang, Kader tim penggerak PKK atau pemerhati perempuan dari Kelurahan se-Kota Kupang, Gugus Tugas penne Makiso Community dari 10 kelurahan, para aktivis LSM pemerhati hak-hak perempuan, serta pengurus Forkom P2HP Kota Kupang.

Pembiayaan penyelenggaraan workshop dibebankan pada anggaran DPA Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang Tahun 2018. (Willy/Hms)

Komentar Anda?

banner 300x250

Related posts

banner 468x60