Home / Tips & Kesehatan / Peran dan Komitmen Pemda Kabupaten Belu Dalam Memingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

Peran dan Komitmen Pemda Kabupaten Belu Dalam Memingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat

371 Kali dibaca

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]

PORTALNTT.COM, ATAMBUA – Komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Belu untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Belu terwujud nyata dengan dilakukannya integrasi masyarakat tidak mampu untuk menjadi peserta dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen Penerima Bantuan Iuran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI-APBD) atau Jamkesda tahun anggaran 2020.

Penyerahan Kartu JKN-KIS dilakukan secara simbolis oleh Munaqib selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Atambua kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Belu yang dalam kesempatan ini di wakili oleh Maria Goreti selaku Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Belu, yang nantinya Kartu JKN-KIS tersebut akan diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu untuk didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Belu.

Kegiatan yang bertempat di Aula Puskesmas Umanen, Kamis (16/01) ini merupakan implementasi dari perjanjian kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dengan BPJS Kesehatan Cabang Atambua.
Kegiatan penyerahan Kartu JKN-KIS secara simbolik ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten Belu.

Dalam sambutannya, Maria mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan terkait Kartu JKN-KIS yang hari ini diserahkan dan akan didistribusikan. Menurutnya, Kartu JKN-KIS ini Merupakan suatu kebutuhan yang harus di diberikan kepada masyarakat Kabupaten Belu yang kurang mampu sehingga mereka memiliki jaminan kesehatan untuk berobat disaat sakit tanpa memikirkan biaya yang harus dibayar karna sudah tanggung oleh Pemerintah Daerah.

“Karena sebelumnya masyarakat yang tidak memilik jaminan kesehatan sulit untuk mengakses pelayanan kesehatan, dengan adanya Kartu JKN-KIS ini semoga masyarakat bisa lebih mudah dalam mengakses pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga berharap kepada semua pusat pelayanan kesehatan agar bisa melayani peserta JKN-KIS tanpa ada pungutan biaya tambahan apapun dan dengan pelayanan yang baik tanpa ada pembedaan degan pasien lainnya.

Pada Kesempatan yang sama, Munaqib berharap dengan adanya Penyerahan Kartu JKN-KIS sebanyak 1.544 kartu ini bisa segera didistribusikan kepada masyarakat dan dapat dimanfaatkan dengan baik.
Sebagai informasi jumlah penduduk Kabupaten Belu per Januari sebanyak 224.884 jiwa dan yang sudah memiliki Kartu JKN-KIS sebanyak 182.686 jiwa atau sekitar 81,24 % dan untuk Kepesertaan BPJS Kesehatan segmen PBI-APBD tahun anggaran 2020 Kabupaten Belu sebanyak 15.888 Jiwa. (PN)

Komentar Anda?

Tags :

Bagikan Halaman ini

[addtoany]
[addtoany]