PORTALNTT.COM, KUPANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Nusa Tenggara Timur (NTT) menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Partai Gerindra dengan menggelar aksi penanaman 1.500 anakan pohon produktif di sejumlah titik di Kota Kupang. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen partai dalam menjawab tantangan lingkungan dan perubahan iklim.
Ketua Panitia HUT ke-18 Partai Gerindra, Stenly Boimau, mengatakan penanaman pohon tersebut merupakan wujud nyata penerjemahan visi besar Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto, agar seluruh kader partai dapat memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Isu lingkungan saat ini menjadi persoalan besar. Kita mendengar soal banjir, longsor, dan perubahan iklim di berbagai daerah. Karena itu, Gerindra di NTT mendeklarasikan gerakan menanam pohon sebagai aksi nyata, bukan sekadar slogan,” ujar Stenly dalam sambutannya, Jumat (30/1/2026).

Ia menjelaskan, dari total 1.500 anakan yang ditanam, sekitar 70 persen merupakan tanaman produktif, seperti lengkeng, nangka, jambu air, dan mangga. Sementara sisanya merupakan tanaman penghijauan.
Menurut Stenly, penanaman pohon produktif dimaksudkan untuk mengubah pola pikir bahwa kegiatan penghijauan harus memberikan manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomis.
“Kami ingin penanaman ini tidak bersifat simbolis. Dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan, manfaatnya diharapkan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Aksi penanaman dilakukan di beberapa titik strategis di Kota Kupang, dengan kawasan Petuk sebagai lokasi puncak kegiatan.
Sekretaris Daerah Kota Kupang, Jefri Pelt, yang turut hadir, mengapresiasi langkah Partai Gerindra dalam mendukung program penghijauan kota. Menurut dia, kawasan Petuk dan jalur boulevard di sekitarnya memiliki peran penting sebagai paru-paru kota sekaligus daerah tangkapan air.
“Ini lokasi yang sangat strategis. Jika kawasan ini dibiarkan kosong, angin ekstrem dan dampak perubahan iklim bisa berisiko bagi masyarakat di wilayah bawah,” ujar Jefri.
Ia juga mengajak pemerintah kelurahan dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama merawat pohon-pohon yang telah ditanam.
“Saya titip agar pohon-pohon ini dijaga dan dirawat. Terutama saat musim kemarau, perlu disiram agar bisa tumbuh dengan baik,” katanya.
Gerakan penghijauan tersebut sejalan dengan tema HUT ke-18 Partai Gerindra, “Bergerak dan Berdampak”, yang menekankan pentingnya aksi nyata partai politik dalam menjawab persoalan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui penanaman ribuan pohon itu, Gerindra berharap dapat menghadirkan manfaat ekologis sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat Kota Kupang dalam jangka panjang.







