Si Cantik Angel Andalkan JKN-KIS Obati Gagal Jantung Kongestif

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, ATAMBUA – Siapa sangka putri cantik bernama Angelina Bere (14), warga Kelurahan Fatubenao Kecamatan Kota Atambua Kabupaten Belu telah didiagnosa menderita penyakit gagal jantung kongestif atau Congestive Heart Failure (CHF).

Dikutip dari Hallosehat.com, CHF adalah kondisi di mana jantung tidak dapat memompa cukup darah ke organ tubuh dan jaringan lain yang dapat terjadi di segala usia, bahkan anak-anak sekalipun.

Namun, kehadiran program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan telah memberi harapan kepada Angel untuk bisa mengakses layanan kesehatan ketika dirinya jatuh sakit. Ditemui di RSUD Mgr. Gabriel Manek, Angel ditemani sang kakaknya, Fero menceritakan kronologi Angel pada saat dilarikan ke rumah sakit.

“Bermula pada tanggal 17 Juni yang lalu, Angel mengalami sesak napas. Akhirnya kami membawanya ke rumah sakit. Sesampainya di sana, langsung dipasang oksigen dan opname. Pada saat awal pendaftaran, dari rumah sakit menanyakan apakah adik saya mempunyai JKN-KIS. Saya bilang tidak ada. Kemudian petugasnya meminta NIK dan saya memberikan kartu keluarga kami. Setelah di cek ternyata adik terdaftar sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah dan waktu itu Angel dirawat selama 4 hari di rumah sakit,” cerita Fero.

Menurut sang kakak, kala itu Angel tengah merasakan seluruh anggota tubuhnya lemas dan kesulitan untuk bernafas. Setelah dibawa ke rumah sakit, akhirnya Angel melakukan serangkaian pemeriksaan laboratorium, rontgen, hingga rekam jantung. Dari sinilah baru diketahui bahwa Angel mengalami gagal jantung kongestif.

Pada tanggal 2 Juli 2021 Angel kembali rawat inap di rumah sakit. Dari sejak keluar rumah sakit yang pertama kali itu, ia tidak pernah sesak napas, namun iba-tiba pada hari Minggu siang, ia kembali kesulitan untuk bernapas. Kemudian dirinya dilarikan ke UGD dan dipasang oksigen.

“Kata dokter, Angel harus dirujuk ke Kupang untuk pengecekan jantung secara lengkap. Dokter juga mengimbau agar Angel makannya harus yang bergizi dan makan secara teratur serta tidak boleh makan sembarangan,” tambah Fero.

Rasa terima kasih yang sangat besar Fero ucapkan kepada BPJS Kesehatan karena sudah membantu membiayai seluruh pengobata, perawatan serta obat-obatan untuk adik tercintanya. Menurutnya, tanpa KIS, mereka tidak mampu untuk membiayai seluruh biaya pengobatan Angel.

“Beruntungnya, Angel sudah ditanggung oleh pemerintah. Kami sangat bersyukur, tanpa program ini kami tidak tahu mau berobat menggunakan biaya dari mana. Pelayanan yang kami dapatkan di rumah sakit selama ini juga sangat baik, petugasnya ramah-ramah dan tanggung jawabnya kepada pasien juga sangat baik,” tutupnya. (PN)

Komentar Anda?

Related posts