STIPAS Keuskupan Agung Kupang Lepas 140 Sarjana, Siap Mengabdi bagi Gereja dan Masyarakat

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Suasana syukur dan sukacita memenuhi aula Sekolah Tinggi Pastoral (STIPAS) Keuskupan Agung Kupang saat 140 mahasiswa resmi dinyatakan lulus dalam Yudisium Sarjana Angkatan XXIV Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (30/6/2026). Momen ini bukan sekadar penanda berakhirnya perjalanan akademik, tetapi juga menjadi awal pengabdian para lulusan di tengah Gereja dan masyarakat.

Yudisium menjadi tahapan akademik yang menegaskan para mahasiswa telah memenuhi seluruh persyaratan untuk menyandang gelar sarjana. Di balik pengumuman kelulusan itu, tersimpan perjalanan panjang yang ditempuh melalui proses belajar, pembinaan karakter, serta pendalaman nilai-nilai pastoral.

Ketua Senat Akademik STIPAS Keuskupan Agung Kupang, RD. Drs. Gerardus B. Duka, Lic. Theol, mengatakan yudisium merupakan momentum penuh makna yang patut disyukuri oleh seluruh sivitas akademika, khususnya para lulusan.

“Hari ini adalah momen sukacita dan syukur yang menjadi tanda keberhasilan Saudara-Saudari dalam menyelesaikan proses pendidikan. Gelar akademik yang Saudara-Saudari peroleh merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, disiplin, doa, serta dukungan keluarga, para dosen, pegawai, dan semua pihak yang telah mendampingi perjalanan ini,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan akademik bukanlah garis akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di STIPAS hendaknya diwujudkan dalam pelayanan yang nyata kepada umat dan masyarakat.

Sebagai perguruan tinggi yang berfokus pada pendidikan pastoral, STIPAS Keuskupan Agung Kupang diharapkan terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepekaan sosial, dan semangat melayani.

Para lulusan pun didorong menjadi pribadi yang mampu menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan, memperkuat kehidupan menggereja, serta menjadi agen perubahan di berbagai bidang pengabdian.

Yudisium Angkatan XXIV ini menjadi tonggak penting bagi 140 sarjana baru untuk melangkah memasuki babak kehidupan berikutnya. Bekal ilmu, iman, dan karakter yang ditempa selama masa studi diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjalankan panggilan sebagai pelayan Gereja sekaligus mitra pembangunan masyarakat.

Komentar Anda?

Related posts