PORTALNTT.COM, KUPANG – Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah, tidak hanya mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui sosialisasi empat pilar, tetapi juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyerahkan bantuan kepada GMIT Jemaat Faut Uf Tapak, Kabupaten Kupang.
Kegiatan tersebut berlangsung di GMIT Jemaat Faut Uf Tapak, Jumat (6/11/2026), dan dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta sejumlah elemen masyarakat setempat.
Dalam kegiatan yang merupakan bagian dari agenda Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI itu, Anita Gah menyampaikan pentingnya memahami dan mengamalkan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
Menurut Anita Gah, empat pilar kebangsaan merupakan fondasi penting untuk menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Ia mengatakan, cita-cita Indonesia Emas 2045 tidak cukup hanya diwujudkan melalui kemajuan ekonomi dan teknologi. Pembangunan juga harus disertai pemerataan pendidikan, keadilan sosial, serta kesejahteraan yang dapat dirasakan seluruh masyarakat.
“Jangan sampai kita hanya bangga karena perekonomian dan teknologi berkembang, tetapi kita melupakan empat pilar kebangsaan. Apa gunanya teknologi semakin maju kalau kita tidak saling menghargai? Apa gunanya ekonomi berkembang kalau tidak ada toleransi antarumat beragama?” kata Anita Gah.
Ia juga menyoroti masih adanya persoalan ketimpangan sosial, diskriminasi, kemiskinan, dan akses pendidikan yang belum merata.
Anita Gah mengingatkan bahwa setiap anak Indonesia memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan sebagaimana dijamin dalam Pasal 31 UUD 1945. Karena itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu mengambil bagian dalam memastikan kesempatan pendidikan dapat dinikmati semua anak.
“Undang-undang sudah lama dibuat, tetapi masih banyak ketidakadilan yang terjadi. Masih ada anak-anak kita yang belum menikmati pendidikan secara layak. Karena itu, sebagai anggota MPR dan DPR RI, kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Anita Gah menambahkan, menjaga keutuhan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan membangun sikap saling menghormati, menghindari diskriminasi, dan mengutamakan semangat gotong royong.
Ia berharap nilai-nilai empat pilar tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya mengajak bapak, mama, dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama kembali mengingat dan mengamalkan Pancasila, menjaga NKRI, serta menjunjung tinggi Bhinneka Tunggal Ika. Empat pilar ini harus kita pegang teguh agar bangsa Indonesia semakin maju dan tidak terpecah belah,” katanya.
Usai menyampaikan materi sosialisasi, Anita Jacoba Gah menyerahkan bantuan kepada GMIT Jemaat Faut Uf Tapak. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Pendeta Lince P. Lay-Bouna, S.Th.
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Anita bersama masyarakat di Kabupaten Kupang.
Melalui kegiatan tersebut, Anita Gah berharap semangat kebangsaan dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Menurutnya, persatuan tidak hanya dibangun melalui pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan, tetapi juga melalui tindakan nyata, kebersamaan, dan kepedulian terhadap sesama.







