Tema Tanah FC Juarai Turnamen Sepakbola Camat Loli Cup VII Tahun 2018

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM WAIKABUBAK – Di bawah guyuran hujan Kesebelasan Tema Tana FC Desa Tema Tana Kecamatan Loli bertanding memperebutkan Piala bergilir Camat Loli Cup berhadapan dengan Kesebelasan Dede Kadu FC Desa Dede Kadu Kecamatan Loli bertempat di Lapangan SDM Wee Kabete Desa Doka Kaka Kecamatan Loli, Selasa (31/7).

Laga final perebutan juara satu dan dua dimenangkan oleh Kesebelasan Tema Tana FC yang mengalahkan Kesebelasan Dede Kadu FC yang memperoleh juara kedua dalam kejuaraan Tournament Sepak Bola Camat Loli Cup VII Tahun 2018 yang diikuti oleh 16 tim kesebelasan se Kecamatan Loli.

Tournament Sepak Bola Camat Loli Cup VII Tahun 2018 berlasung selama 15 hari sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole pada tanggal 16 Juli 2018 dan hari ini menyelesaikan seluruh pertandingan sekaligus ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni,SP.

Kesebelasan Tema Tana FC asal Desa Tema Tana Kecamatan Loli berhasil meraih Juara I pada pertandingan final perebutan Trophi Camat Loli Cup berhadapan dengan kesebelasan Dede Kadu FC melalui gol tunggal yang dicetak oleh Adi Panggaleghu yang sekaligus dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak. Panggaleghu dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak selama tournament Camat Loli Cup VII dengan jumlah gol sebanyak 5 gol sedangkan pemain terbaik diraih oleh pemain asal Dede Kadu FC D.Bili dan karena prestasi perorangan yang ditunjukkan oleh kedua pemain tersebut oleh panitia diberikan hadiah uang pembinaan dan juga bonus dari Wakil Bupati Sumba Barat masing-masing Rp.1.000.000 (satu juta rupiah).

Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni,SP dalam sambutan pada penutupan Tournament Sepak Bola Camat Loli Cup VII memberikan apresiasi positive kepada Camat Loli, panitia penyelenggara dan masyarakat Kecamatan Loli atas terselenggaranya Tournament tersebut.

“Saya atas pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sungguh mengapresiasi terselenggaranya Tournament Sepak Bola Camat Loli Cup VII Tahun 2018,ini adalah suatu persembahan terbaik yang telah diukir masyarakat Kecamatan Loli,” kata Toni.

Lebih jauh Wabup Toni meminta generasi muda Kecamatan Loli khususnya para olahragawan/pencinta sepak bola harus mendapatkan tempat positive di masyarakat untuk terus berlatih mengasah potensi yang dimiliki. Capaian hari ini harus dapat berlanjut ke jenjang yang lebih tinggi”pinta Toni.

Empat Tim berhasil lolos ke babak final Tournament Sepak Bola Camat Loli Cup VII yaitu Kesebelasan Tema Tana FC,kesebelasan Dede Kadu FC,kesebelasan Ubu Pede FC dan kesebelasan Wee Karou FC.

Hasil laga final yaitu Tema Tana FC asal Desa Tema Tana sebagai Juara I, Dede Kadu FC asal Desa Dede Kadu sebagai Juara II, Ubu Pede FC asal Desa Ubu Pede sebagai Juara III dan Wee Karou FC asal Kelurahan Wee Karou sebagai Juara IV. Juara I memperoleh Trophi, piala tetap, piagam dan uang pembinaan sebesar Rp.6.000.000, Juara II memperoleh Piala tetap,piagam dan uang pembinaan Rp.5.000.000, Juara III memperoleh Piala tetap,piagam dan uang pembinaan Rp .4.500.000 dan Juara IV memperoleh Piala tetap,piagam dan uang pembinaan Rp.4.000.000

Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni,SP mengatakan bahwa pada Tahun Anggaran 2019 akan dibangun Sport Centre di Kecamatan Loli. Ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam membangun sektor keolahragaan dan membina prestasi olahraga. Toni meminta dukungan dan doa masyarakat Kecamatan Loli agar program Sport Centre dapat direalisasikan dan diharapkan akan bermanfaat bagi pembinaan keolahragaan di Sumba Barat dan khusunya pembinaan kepemudaan yang berprestasi.

Hadir pada penutupan Tournament Sepak Bola Camat Loli Cup VII Tahun 2018 Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Drs. Umbu Dingu Dedi,M.Si,Kepala Dinas Kesehatan Drg. Bonar B.Sinaga,M.Kes, Camat Loli, Kapolsek Loli, Pejabat yang mewakili Dan Ramil 1613-01 Loli, para Kepala Desa/Lurah se Kecamatan Loli, Tokoh masyarakat Loli, Pdt GKS Pogo Binna, Pdt. GKS Tana Rara, Kepala SDM Wee Kabete dan masyarakat Desa Doka Kaka. (SB/Mus)

Komentar Anda?

Related posts