PORTALNTT.COM, MAUMERE – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah memberikan banyak manfaat untuk masyarakat Indonesia. Salah satunya yang dirasakan Oliva Oseli (42), warga Desa Hewuli yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga. Wanita yang akrab disapa Nona ini mengaku telah terbantu dengan adanya Program JKN.
“Program JKN sangat membantu sekali terutama ketika sakit. Saya dan keluarga sering menggunakannya untuk berobat. Termasuk suami dan anak-anak saya yang kadang sakit batuk, pilek dan demam. Kami semua terdaftar di Puskesmas Wolomarang karena dekat dengan rumah. Kebetulan rumah kami dibelakang puskesmas itu,” tutur Nona.
Nona menceritakan bahwa ia sudah lama menjadi peserta JKN. Ia merupakan peserta JKN dari segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN. Melalui perangkat desa tempat ia tinggal, RT dan RW setempat melakukan pendataan bagi masyarakat yang belum memiliki kepesertaan JKN dan berhak memperoleh bantuan pemerintah.
“Saya sudah lama jadi peserta JKN, kurang lebih lima tahun lamanya. Waktu itu anak-anak masih kecil, sampai sekarang anak pertama saya sudah tamat SMA dan dia akan daftar TNI Angkatan Darat. Jadi saya ke sini untuk urus BPJS Kesehatannya, untuk syarat masuk diminta legalisir,” ceritanya dengan tersenyum.
Nona menceritakan bahwa selama ia mengakses layanan kesehatan, pelayanan yang diperolehnya selalu memuaskan. Ia tidak pernah merasakan dibeda-bedakan dengan pasien lainnya. Selama ini ia hanya mengakses pelayanan kesehatan di tingkat pertama atau puskesmas. Ia tidak pernah mengeluarkan biaya ketika berobat karena telah menjadi peserta JKN aktif.
“Saya benar-benar merasa puas dengan pelayanan dokter dan perawat, mereka semua sangat ramah sekali. Saya diperiksa dan diberikan obat sesuai dengan sakit saya. Saya tidak pernah diperlakukan berbeda. Tidak pernah juga diminta bayar karena sudah jadi peserta JKN dan kartu saya tetap aktif. Selama ini saya dan keluarga berobat di puskesmas dan tidak pernah ke rumah sakit yang lebih besar,” tutur Nona dengan penuh syukur.
Nona mengatakan kepesertaan JKNnya sangat membantunya, baik dari segi pelayanan kesehatan maupun biaya pengobatan. Suami Nona adalah seorang nelayan yang memiliki penghasilan tidak tetap. Menjadi peserta JKN membuat Nona dan keluarga lebih tenang dalam menjalani kesehariannya. Nona dan keluarga tidak takut kalau tiba-tiba sakit. Namun ia berharap agar dirinya dan keluarga bisa senantiasa sehat.
“Program JKN ini sangat sangat membantu, kami tidak khawatir jika jatuh sakit mendadak. Suami saya yang bekerja sehari-hari sebagai nelayan penghasilannya tidak menentu. Kalau musim angin maka ikan sulit sekali didapat, tetapi saat bulan terang ikan banyak yang dia dapat. Jadi peserta JKN sudah sangat sangat membantu,” ucap Nona berulangkali.
Pada saat ditemui, Nona dengan suka cita menceritakan pengalamannya selama menjadi peserta JKN. Di akhir perbincangan, dirinya tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah mendaftarkannya menjadi peserta JKN.
“Pengalaman selama menjadi peserta JKN tidak pernah mengecewakan, program ini sangat membantu sekali. Selama ini saya dapat gratis, bantuan dari pemerintah. Di Desa saya banyak warga yang juga dapat seperti saya. Jadi kami berterima kasih dengan pemerintah yang sudah mendaftarkan banyak warga di desa menjadi peserta JKN. Kami pun berharap program ini tetap ada dan terus jaya. Kami pun dapat terus merasakan manfaatnya, kalau sakit sudah tenang karena sudah jadi peserta JKN,” tutup Nona dengan semangat.







