Aksi Nyata Pastoral: Mahasiswa Hadir dan Melayani Umat Kapela Santa Maria Tak Bernoda Oesuu

  • Whatsapp

PORTALNTT.COM, KUPANG – Kegiatan Weekend Pastoral yang dilaksanakan oleh mahasiswa/i Semater III E dalam rangka menjawabi mata kuliah Pastoral Umat berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme umat. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari 3 hari, 16- 18 a Januari 2026 dengan mengangkat tema” Kelahiran Yesus Menuntun Iman dan Karakter”. Kegiatan ini melibatkan seluruh umat stasi, pengurus gereja, serta mahasiswa sebagai pelayan pastoral.

Ketua Panitia kegiatan, Ongki Mali dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa Weekend Pastoral ini bertujuan untuk memberikan ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung di tengah umat sekaligus membantu menghidupkan kegiatan menggereja di stasi.

Lanjut Ongki Melalui Weekend Pastoral ini, kami belajar hadir, mendengar, dan melayani umat secara nyata.

“Kami bersyukur karena umat menerima kami dengan sangat terbuka dan terlibat aktif dalam setiap kegiatan,” ungkapnya.

Berbagai kegiatan dilaksanakan selama Weekend Pastoral, antara lain kunjungan keluarga, pendampingan anak dan remaja, ibadat bersama, serta keterlibatan dalam kegiatan liturgi dan pelayanan umat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menjawab kebutuhan pastoral umat setempat.

Ketua Dewan Stasi Gabriel Siga
menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa dan dosen pendamping. Menurutnya, kegiatan ini membawa semangat baru bagi umat stasi.

“Kehadiran mahasiswa sangat membantu umat, terutama dalam menghidupkan kembali kebersamaan dan semangat pelayanan. Kami merasa diperhatikan dan dikuatkan dalam kehidupan menggereja,” ujarnya.

Lanjut Gabriel Siga Ia juga berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut karena memberikan dampak positif, baik bagi umat maupun bagi mahasiswa yang sedang belajar pastoral.

Sementara itu, Dosen Pendamping Mata Kuliah Pastoral Umat Valentinus Kopong Masan, menegaskan bahwa Weekend Pastoral merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa.

“Pastoral tidak hanya dipelajari di ruang kelas, tetapi harus dialami secara langsung. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar membangun empati, tanggung jawab, dan kepekaan terhadap realitas umat,” jelasnya.

Lanjut Valentinus Ia menambahkan bahwa pengalaman lapangan ini diharapkan membentuk calon pelayan Gereja yang mampu mengintegrasikan pengetahuan, iman, dan tindakan nyata di tengah masyarakat.

Kegiatan Weekend Pastoral ditutup dengan evaluasi bersama dan ungkapan terima kasih dari mahasiswa kepada umat dan pengurus stasi. Suasana penuh kekeluargaan menjadi penanda bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana belajar, tetapi juga membangun relasi iman dan kasih antara mahasiswa dan umat.

Komentar Anda?

Related posts